Verlita Ramadiya
Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Tingkat Kematangan Domain Deliver and Support (DS) Menggunakan COBIT 4.1 Verlita Ramadiya; Fitriyani Fitriyani
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16061

Abstract

Perkembangan digitalisasi yang semakin cepat mendorong perusahaan untuk menerapkan tata kelola TI yang efektif guna menunjang keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan. Pengelolaan infrastruktur jaringan menjadi salah satu bagian penting dalam operasional perusahaan karena berperan langsung dalam ketersediaan layanan sistem informasi. Network Operation Center merupakan pusat kendali yang bertugas memantau, mengelola, serta memastikan infrastruktur jaringan guna memastikan kelancaran operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI dalam divisi Network Operation Center (NOC) di PT. Artamedia Citra Telematika menggunakan framework COBIT 4.1 khususnya pada domain Deliver and Support (DS). Metode penelitian yang dilakukan mencakup pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden yang memiliki pemahaman mendalam mengenai operasional NOC. Data yang didapatkan kemudian dianalisis untuk mengetahui tingkat kematangan (as-is). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh tingkat kematangan pada domain Deliver and Support (DS) sebesar 2,90 yang mengindikasikan bahwa proses berada pada level 3 yaitu Defined Process, dimana prosedur dan proses pengelolaan layanan TI telah terdokumentasi dan didefinisikan dengan baik. Pihak perusahaan berharap tingkat kematangan berada pada level 4, yaitu Manage and Measurable. Peneliti memberikan beberapa rekomendasi untuk terus meningkatkan kinerja NOC, seperti memperkuat pemantauan kinerja jaringan secara real-time, meningkatkan kemampuan dalam melakukan analisis data jaringan, melakukan pelatihan secara berkala, mengembangkan sistem manajemen insiden yang lebih komprehensif, dan menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan perubahan konfigurasi jaringan.