Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Mobilisasi Progresif Level 1 terhadap Saturasi Oksigen Razita Sima Mentari; Fitriyati Fitriyati
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v4i1.9326

Abstract

Critically ill patients treated in the Intensive Care Unit (ICU) often experience prolonged immobilization, which can affect the stability of their oxygen saturation status. One nursing intervention that can be performed to help maintain the stability of the patient's condition is level I progressive mobilization. This study aims to determine the effect of level I progressive mobilization on the oxygen saturation status of critically ill patients. The method used was a literature review by examining several scientific articles using the PRISMA method obtained from databases such as PubMed, Google Scholar, J-Stage, SpringerLink, and ResearchGate for the period 2019-2025. The selected journal articles were studies related to progressive mobilization in critically ill patients in the ICU. Various research articles showed that level I progressive mobilization had a positive impact on patients' oxygen saturation status. Discussion: several studies reported an increase or stabilization in oxygen saturation, blood pressure, heart rate, and respiratory rate after mobilization. Level I progressive mobilization can be one of the nursing interventions that support the stability of critical patients in the ICU. Further research is still needed to strengthen the scientific evidence regarding the effectiveness of this intervention.   
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) TINGKAT RT/RW (Studi Kasus di RW 2 Kelurahan Tidar Selatan Kota Magelang) Eva Nur Habibah; Rizqiyatu Zuthfiyah; Fitriyati Fitriyati; Fajar Rachmad; Arini Listianingrum
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i1.881

Abstract

Perencanaan Pembangunan berkaitan erat dengan musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan). Hal ini dikarenakan partisipasi masyarakat menentukan tepat atau tidaknya perencanaan yang dibuat. Karena perkembangan perencanaan partisipatif bermula dari kesadaran bahwa kinerja sebuah prakarsa sangat ditentukan oleh semua pihak yang terkait dengan prakarsa tersebut. Penelitian ini berkaitan dengan bagaimana collaborative governance dalam musyawarah rencana pembangunan di RW 2 Tidar Selatan yang berada didekat lingkungan kelurahan Tidar Selatan akan tetapi masyarakatnya masih belum memiliki kesadaran dan kurang berpartisipasi aktif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi collaborative governance dalam musyawarah rencana pembangunan di RW 2 Tidar Selatan dan partisipasi masyarakatnya dalam musrenbang yang diadakan setiap tahunnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dari hasil observasi dan wawancara serta data sekunder dari hasil studi literatur dengan menelaah beberapa jurnal yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan dan musrenbang.. Hasil dari penelitian ini Collaborative governance dalam musyawarah pembangunan belum terjadi di RT/RW 2 kelurahan Tidar Selatan, hal ini karena berdasarkan hasil penelitian, masih kurangnya partisipasi warga secara menyeluruh, usulan pembangunan masih berupa pembangunan fisik, kurangnya komitmen dan semangat dari para pemimpin (pemerintah, Ketua RW, Ketua RT) dalam merencanakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan bersama, mengatasi kemiskinan, dan pemberdayaan warga. Selain itu partisipasi warga yang rendah juga menjadikan perencanaan pembangunan hanya sebatas pelaksanaan program dari pemerintah karena warga menganggap bahwa perencanaan pembangunan adalah tugas dari para pengurus RT dan RW. Perlu adanya perbaikan pada struktur dan pengembangan lembaga yang sudah ada (PKK dan Karang Taruna), serta sosialisasi dan bimbingan teknis dari pemerintah daerah/kota. Kata kunci: Perencanaan pembangunan; Collaborative governance; Partisipasi Masyarakat