Budirman Budirman
Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Bontobirao Melalui Edukasi Dan Praktik Pembuatan Ekoenzim Untuk Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Setiawan Kasim; Budirman Budirman
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 7 No 1 (2026): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v7i1.2049

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Bontobirao, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, akibat belum optimalnya pemanfaatan limbah dapur yang berpotensi mencemari lingkungan. Ekoenzim merupakan inovasi berbasis fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai produk ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah organik melalui pembuatan ekoenzim. Kegiatan dilaksanakan pada bulan [isi bulan dan tahun pelaksanaan] dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan praktik kepada 40 peserta. Evaluasi menggunakan desain pretest-posttest dan observasi keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata [isi nilai pretest] menjadi [isi nilai posttest] atau meningkat sebesar [isi persentase/selisih], serta [isi persentase] peserta mampu memproduksi ekoenzim sesuai prosedur. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif-partisipatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah organik. Pendekatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang aplikatif dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.
Peran Pengetahuan dan Sikap dalam Mewujudkan Kepatuhan Perawat terhadap Pemilahan Sampah Medis Budirman Budirman; Ain Khaer; Rafidah Rafidah; Nurul Yani Aksan
Buletin Keslingmas Vol 45 No 2 (2026): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 45 NO. 2 TAHUN 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v45i2.15176

Abstract

Hospitals generate medical solid waste that has the potential to pollute the environment and pose health risks. At Andi Makkasau Regional General Hospital Parepare, the mixing of infectious and non infectious waste is still observed despite the average generation of medical waste reaching 3 tons per month. This study aimed to analyze the relationship between nurses’ knowledge and attitudes and their compliance with medical waste segregation practices. A cross sectional study design was employed involving 51 nurses from the Anggrek and Nusa Indah wards selected through total sampling. Data were collected through questionnaires, observations, and direct interviews and analyzed using the chi square test. The results showed that 35 respondents (68.6%) were compliant with medical waste segregation practices. Most respondents had good knowledge (70.6%) and positive attitudes (84.3%). There was a significant relationship between knowledge and compliance (p = 0.012), as well as between attitude and compliance (p = 0.013). Knowledge and attitude were significantly associated with nurses’ compliance with medical waste segregation practices. Hospitals are encouraged to conduct regular training and supervision programs to improve nurses’ compliance with medical waste segregation procedures.