Iffatul Afifah Afifah
Pascasarjana Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESTORASI ONTOLOGIS PENDIDIKAN KARAKTER: TAZKIYAH AL GHAZALI SEBAGAI FONDASI SPIRITUAL DI ABAD 21 Iffatul Afifah Afifah; Hani Nafi'ah Rachmawati Hani; Lyke Nuroniyah Lailatul Lutfhi Lyke; Rifqi Khairul Anam Rifqi
Darussalam Vol. 27 No. 01 (2026): Darussalam : Jurnal Ilmiah Islam dan Sosial
Publisher : LP2M IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v27i01.749

Abstract

Artikel ini bertujuan merumuskan sebuah restorasi ontologis dalam pendidikan karakter dengan menempatkan konsep Tazkiyatun Nafs Al Ghazali sebagai fondasi spiritual yang fundamental. Kajian ini didorong oleh fenomena krisis karakter peserta didik di abad 21 yang ditandai dengan rapuhnya pengendalian diri serta dominasi orientasi hidup yang materialistis dan dangkal. Menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menggali kembali pemikiran klasik Al Ghazali mengenai penyucian jiwa untuk ditarik benang merahnya dengan tantangan pendidikan masa kini. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif guna menghasilkan sintesis antara teori pendidikan Islam tradisional dan realitas sosiologis modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tazkiyah mampu berperan sebagai navigasi moral melalui empat pilar utama yakni pembinaan hati, pengendalian hawa nafsu, pembiasaan akhlak terpuji, dan pembersihan diri dari sifat tercela. Penemuan ini menegaskan bahwa restorasi karakter harus dimulai dari pemulihan dimensi batiniah manusia sebelum menyentuh aspek perilaku lahiriah. Kesimpulannya, Tazkiyah Al Ghazali menawarkan kerangka kerja spiritual yang kokoh bagi para pendidik untuk membentengi generasi modern dari dekadensi moral dan nihilisme makna.
THE CONSTRUCTION OF STUDENTS’ DIGITAL MORAL INTELLIGENCE THROUGH ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Hani Nafi'ah Rachmawati Hani; Iffatul Afifah Afifah; Lyke Nuroniyah Lailatul Lutfhi Lyke; Benny Prasetiya Benny
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.764

Abstract

This study discusses the construction of students’ digital moral intelligence through Islamic Religious Education as a response to moral problems in digital spaces. The digital era provides easier access to information, but it also gives rise to issues such as hoaxes, cyberbullying, hate speech, plagiarism, weak communication ethics, and a lack of responsibility for digital footprints. The purpose of this study is to formulate the construction of students’ digital moral intelligence based on the values of Islamic Religious Education from the perspective of Al-Ghazali’s concept of akhlak. This study employs a library research method by examining books, journal articles, proceedings, academic documents, and other relevant scientific sources. The data are analyzed using a descriptive-qualitative approach through reading, note-taking, classifying, comparing, and synthesizing various concepts. The findings show that digital moral intelligence is an extension of the concept of akhlak in digital life, which can be developed through the values of tabayun, amanah, honesty, adab, ihsan, and responsibility. This construction includes cognitive, affective, and practical dimensions. This study concludes that Islamic Religious Education plays a strategic role in shaping students who are religious, critical, polite, and responsible in digital life.