Syadza Tazkia
University of Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI FAKTOR PENGUAT HEALTH LITERACY PADA MAHASANTRI Syadza Tazkia; Tuti Nuraini; Andi Amalia Wildani; Kuntarti Kuntarti
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v11i1.715

Abstract

Rendahnya tingkat health literacy (HL) di kalangan mahasiswa menjadi tantangan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren. Dukungan sosial diperkirakan menjadi faktor pengaruh tingkat HL. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat HL. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 171 mahasantri yang dipilih melalui stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Health Literacy Survey-Europe-16 Questions (HLS-EU-Q16) dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Sebanyak 60,23% responden memiliki dukungan sosial yang baik. sebanyak 50,88% responden memiliki HL yang baik, sedangkan 49,12% lainnya memiliki HL kurang baik. Terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial dan tingkat health literacy (ρ = 0,011). Mahasantri dengan dukungan sosial yang baik memiliki kemungkinan 2,346 kali lebih besar untuk memiliki health literacy yang baik dibandingkan santri dengan dukungan sosial kurang baik. Diskusi: Tingkat dukungan sosial yang baik berhubungan dengan tingkat health literacy mahasantri yang baik, begitu pun sebaliknya. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan health literacy. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan jaringan dukungan sosial dan program edukasi kesehatan guna meningkatkan tingkat health literacy mahasantri.Kata Kunci: dukungan sosial, health literacy, mahasantri, pesantren. Social Support as A Reinforcing Factor for Health Literacy among MahasantriABSTRACTLow levels of health literacy (HL) among university students pose a significant challenge to public health promotion efforts, including within Islamic boarding school (pesantren) environments. Social support is anticipated to be an influential factor in determining HL levels. Objective: This study aims to analyze the correlation between social support and health literacy levels. Methods: A descriptive quantitative design with a cross-sectional approach was employed, involving 171 mahasantri (Islamic boarding school university students) selected through stratified random sampling. Research instruments included the Health Literacy Survey-Europe-16 Questions (HLS-EU-Q16) and the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Data were analyzed using the chi-square test. Results: The findings revealed that 60.2% of respondents perceived good social support. The average health literacy score among respondents was 12.76 (95% CI, SD 3.33). Furthermore, a significant correlation was found between social support and health literacy levels (ρ = 0.011). Mahasantri with good social support were 2.346 times more likely to possess adequate health literacy compared to those with poorer social support. Discussion: Higher levels of social support are correlated with better health literacy among mahasantri, and vice versa. Conclusion: There is a significant correlation between social support and health literacy. Consequently, efforts to strengthen social support networks and implement health education programs are essential to enhance health literacy levels among mahasantri.Keywords: Social Support, Health Literacy, Mahasantri, Pesantren