Kiki Cahya Muslimah
Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Keagamaan Lintas Budaya melalui Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Teks Multimodal bagi Siswa SMA Kiki Cahya Muslimah; Hayumuti Hayumuti
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol3.Iss1.1010

Abstract

Rendahnya kualitas pembelajaran bahasa Arab di sekolah menengah disebabkan oleh dominasi pendekatan konvensional yang berfokus pada aspek linguistik dan minim konteks sosial budaya. Di sisi lain, kebutuhan penguatan literasi keagamaan lintas budaya semakin penting dalam membentuk sikap inklusif siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis teks multimodal, meningkatkan kemampuan siswa memahami teks secara kritis dan kontekstual, mengembangkan literasi keagamaan lintas budaya, serta menghasilkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif kolaboratif berbasis implementasi kelas melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi pada siswa kelas XII SMA. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar siswa dari rata-rata 61,4 menjadi 77,3, meningkatnya keterlibatan dan motivasi belajar, serta berkembangnya sikap toleran dan inklusif. Selain itu, dihasilkan perangkat pembelajaran berupa media, LKPD, dan bahan ajar berbasis teks multimodal. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Arab berbasis teks multimodal efektif meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat literasi keagamaan lintas budaya secara berkelanjutan.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAQ: SEBUAH TINJAUAN FILOSOFIS-EPISTEMOLOGIS Salsabila Arum Az Zahro Putri1; Kiki Cahya Muslimah; Salsabila Ramadhani Fauzia
Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): MARCH
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT al Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/ilmuna.v8i1.2942

Abstract

This study aims to examine the opportunities and challenges of using artificial intelligence in the teaching of Islamic creed and ethics through a philosophical and epistemological approach that explores learning behaviors. This research employs a qualitative design based on a literature review, with data drawn from national and international journals, academic documents, and relevant research reports. Analysis was conducted using content analysis, which includes conceptual categorization, theoretical synthesis, and philosophical interpretation linked to Islamic epistemology and pedagogical practices. The findings indicate that artificial intelligence offers opportunities such as broader access to learning, faster conceptual guidance, and increased engagement in the study of Islamic creed. However, artificial intelligence also presents challenges in the form of algorithmic bias, weakened source verification, and a shift in authority from scholars to digital systems. This study concludes that artificial intelligence can be constructively integrated when educators maintain epistemological and ethical control, thereby ensuring that aqidah education retains its methodological foundation.