Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelaksanaan Pembelajaran Al islam menggunakan Metode Resitasi Pada Materi Thaharah di Kelas Vii smp Muhammadiyah 10 Surabaya Khoirotunnisa Khoirotunnisa; Hayumuti Hayumuti
TADARUS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.854 KB) | DOI: 10.30651/td.v8i2.4287

Abstract

AbstrakDi dalam keseluruhan proses pendidikan di sekolah, pembelajaran merupakan aktifitas yang paling utama untuk mencapai tujuan pendidikan. Salahsatu komponen yang memberikan peran besar adalah penggunaan dan penguasaanmetode pembelajaran yang tepat. Metode yang sering digunakan dalampembelajaran khususnya pembelajaran Al-Islam pada materi Thaharah di kelasVII SMP Muhammadiyah 10 Surabaya adalah metode resitasi. Metode inidiyakini sangat efektif digunakan dalam proses belajar mengajar yang bisameningkatkan pemahaman siswa. Metodepenelitian yangdigunakanadalahpenelitianlapanganyaitupenelitian yang mengungkapkanfaktayang adadilapangandenganobservasi dan wawancarasertamenggunakan datakeperpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Al-Islammenggunakan metode resitasi pada materi thaharah di kelas VII SMPMuhammadiyah 10 Surabaya adalah sebagai berikut:Proses pembelajaran AlIslammenggunakan metode resitasi pada materi thaharah di kelas VII SMPMuhammadiyah 10 Surabaya terbagi menjadi tiga tahapan yaitu kegiatan awalatau pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Faktor-faktor yangmempengaruhi keberhasilan pelaksanaan pembelajaran Al-Islam menggunakanmetode resitasi pada materi thaharah di kelas VII SMP Muhammadiyah 10Surabaya adalah faktor internal yang terdiri dari faktor fisiologis dan psikologis.Faktor eksternal yang terdiri dari  metode pembelajaran yang digunakan, gayamengajar dan suasana dalam pembelajaran.Kata Kunci :MetodeResitasi, Pembelajaran Al Islam, MateriThaharah
KENDALA IMPLEMENTASI ETIKA MORAL DAN AKHLAK (Sebuah Kajian Teoritis) Hayumuti Hayumuti; Moch Charis Hidayat
Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2019): Murabby Vol. 2 No. 2 September 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mrb.v2i2.569

Abstract

: Awareness the importance of moral ethics is not considered at this time. The situations can be seen from the existence of various social deviations in society. The rapid information flow spreads into one of the triggers of the problem. The purpose of this study is to describe the various obstacles that arise in the implementation of moral ethics, and find solutions that can help in handling these constraints. The method used in solving the problems that arise yag the library research is based on the form of the study of supporting theories obtained. Faced with various problems that arise, it takes a lot of effort in civilizing moral ethics in Indonesia so as not influenced by the entry of western culture.Basically the teaching of moral ethics can be applied to children from an early age. In the application there are various obstacles faced by parents and teachers in teaching. Ethical morals are much ruled out because they are considered not to impact on one's success. Whereas moral ethics are applied can help a person achieve good qualities of self. Various efforts can be made to teach moral ethics to the child. Character education is the answer in overcoming the problem. Character education will not only be education about moral ethics, values and religious. Character education has a higher meaning and not just teach what is right and what is wrong. The embedded character is more into the custom. Habits are continuously done by the child. Teaching related to character education is the responsibility of parents, schools, communities, and countries. In the application of its efforts certainly appear various obstacles that can not be ruled out. The biggest problem is the young generation who are less learning and willing to apply moral ethics. Nevertheless, it takes a positive spirit to constantly teach it to the younger generation and to use various innovations of moral ethics. It is expected that moral ethics are not only studied but also become an individual habit. The results showed that various experts support the assertion that character education plays a role in the application of moral ethics. So it can be concluded that character education can be applied in an effort to overcome various obstacles that arise in the implementation of moral ethics to the child.  
Implementasi Metode Wafa dengan Pemberian Reward dalam Meningkatkan Motivasi Menghafal Al-Qur’an Siswa di SMP Mujahidin Surabaya Muzaiyanah, Indri Ayu; Hayumuti, Hayumuti; Asrori, Asrori
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.644 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1589

Abstract

Untuk menjadikan seorang siswa/siswi ber akhlakul karimah kita harus menanamkan di dalam diri mereka Al-Qur’an adalah sebagai pedoman hidup, menghafal Al-Qur’an menjadi salah satu kita untuk mendapatkan hadiah yang terbaik dari Allah di surga kelak, untuk menghafal Al-Qur’an diharapkan untuk bisa dan terbiasa dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan tidak merasakan bosan agar bisa menjadi seorang penghafal, untuk metode penelitian kali ini berfokus kepada penelitian kualitatif dengan observasi lapangan, dalam sekolah SMP Mujahidin Surabaya murid harus menghafal minimal 2 atau 3 juz untuk syarat kelulusan, di sana juga jika sudah mencapai target maka akan mendapatkan sebuah reward yang akan disampaikan ke orangtua murid, metode wafa adalah satu satunya metode yang mereka gunakan untuk menggerakkan siswa agar bisa menghafal menggunakan stimulasi otak kanannya. Selain menggunakan metode pembelajaran yang mengasyikkan SMP Mujahidin Surabaya menyajikan reward untuk anak didiknya yang bisa mencapai target hafalan.
Dampak Pembelajaran Daring Terhadap Penguasaan Konsep PAI (Pendidikan Agama Islam) Dan Karakter Kedisiplinan Siswa Nik Haryati; Moh. Miftahul Arifin; Ika Setiawati; Puji Asmaul Chusna; Hayumuti Hayumuti
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 7, No. 2 (April 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v7i2.2068

Abstract

Tujuan penelitiannya untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran daring  terhadap penguasaan konsep PAI siswa  dan karakter kedisiplinan siswa di MTs Darul Falah Sumbergempol Tulungagung. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket digunakan untuk mengetahui kedisiplinan siswa dan tes untuk mengetahui pengetahuan konsep IPA. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif Menggunakan kurva normal ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep PAI siswa berada pada kategori sedang.  Kedisiplinan belajar siswa masuk dalam kategori tinggi. Hal ini karena    siswa berada pada kategori tinggi disebabkan  siswa menaati tata tertib sekolah, mempunyai waktu belajar yang teratur dan menyelesaikan tugas tepat waktu.
STRATEGI GURU PAI DALAM MENGATASI SISWA SLOW LEARN DI SMP BANGKALAN Wahyu Aliffah Salsabilla; Asrori Asrori; Hayumuti Hayumuti
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i1.2156

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari solusi bagi guru PAI dalam mengatasi siswa dengan gangguan Slow Learner atau lamban belajar di SMP Al-Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, Analisis data menggunakan reduksi data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan guru dalam mengatasi siswa slow learner pada mata pelajaran PAI diantaranya: 1) strategi guru dalam meberikan motivasi kepada siswa yang kurang percaya diri. 2) menempatkan siswa yang mengalami slow learner di bangku barisan depan. 3) merubah metode pembelajaran agar menjadi lebih menarik. Implikasi pada strategi ini siswa menjadi lebih faham dan fokus terhadap materi PAI, dan siswa menjadi lebih semangat dalam belajar Agama Islam.Kata Kunci: Strategi, Lamban Belajar, PAI ABSTRACTThis study aims to find solutions for PAI teachers in dealing with students with slow learner disorders or slow learners at Al-Falah Middle School. This study used a qualitative approach with the type of field research (field research). Data collection techniques using observation, interviews, and data analysis using data reduction. The results of the study show that the strategies used by the teacher in overcoming slow learner students in PAI subjects include: 1) the teacher's strategy in motivating students who lack self-confidence. 2) placing students who are slow learners in the front row seats. 3) change the learning method to make it more interesting. Keywords: Strategy. Slow Learn, PAI
The Influence of Peers on Student Motivation Dzirlyfira Nurul Azzahfa; Mukhammad Bakhruddin; Hayumuti
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 1 (2024): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/3vc1pp72

Abstract

Teaching and learning activities, which are the learning process, are the main thing, which means that the success or failure of achieving learning objectives depends on how the teaching and learning process is designed and carried out. The current education system is still concerned with academic aspects alone. Whereas education should develop the potential of students comprehensively. Intellectual, emotional and spiritual intelligence need to be developed together. The research aims to find out the relationship between peer association and student learning motivation. The research design used in this study uses a quantitative research approach with a correlational descriptive method. The results showed that the variable X1 (Peers) had a beta coefficient value of 0.783 with a significance value of 0.000. based on these results it can be seen that peers (X1) have a positive and significant effect on student learning motivation at SMA Muhammadiyah 1 Babat indicated by a sig value <0.05 (0.000).
Integrasi Teknologi Dalam Pendidikan: Perpektif Industri 4.0 Hayumuti
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.21610

Abstract

Tujuan penelitian dari judul "Integrasi Teknologi Dalam Pendidikan: Perspektif Industri 4.0" adalah untuk menyelidiki dampak integrasi teknologi, khususnya dalam konteks Industri 4.0, terhadap sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana teknologi, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan teknologi terkini lainnya, dapat secara efektif diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Selain itu, tujuan penelitian ini juga mencakup pemahaman tentang bagaimana integrasi ini mempengaruhi pengembangan keterampilan yang relevan dengan tuntutan pasar kerja masa depan. Dengan merinci dampak, tantangan, dan peluang integrasi teknologi dalam pendidikan, penelitian ini bermaksud memberikan wawasan yang mendalam untuk mendukung perencanaan dan implementasi strategi pendidikan yang responsif terhadap era Industri 4.0.Penelitian ini menggunakan metode library research untuk menyelidiki integrasi teknologi dalam pendidikan dari perspektif Industri 4.0. Pendekatan library research memanfaatkan sumber-sumber literatur, seperti buku, artikel jurnal, dan publikasi terkait lainnya, untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang relevan. Proses pencarian literatur melibatkan identifikasi konsep-konsep kunci, seperti Industri 4.0, integrasi teknologi dalam pendidikan, dan dampaknya terhadap pengembangan keterampilan. Peneliti akan menjelajahi kerangka kerja konseptual dan temuan-temuan penelitian terdahulu untuk memahami tren, perkembangan, serta tantangan yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan. Hasil dari library research ini diharapkan dapat menyajikan sintesis informasi yang kuat, mendukung pemahaman mendalam tentang peran teknologi dalam mencapai tujuan pendidikan, serta memberikan pandangan yang kaya terhadap pergeseran paradigma pendidikan di era Industri 4.0.Dari sisi tantangan, penelitian ini mengidentifikasi beberapa aspek, termasuk tantangan terkait infrastruktur teknologi, pembaruan kurikulum, dan pelatihan tenaga pendidik. Hasilnya mencerminkan kompleksitas implementasi integrasi teknologi dalam sistem pendidikan dan memberikan pemahaman mendalam terkait dengan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan pelaksanaan strategi ini.
Analisis Peran Pendidikan Islam dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa: Sebuah Kajian Literatur Hayumuti
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam pengembangan karakter mahasiswa melalui kajian literatur. Fokus utama mencakup evaluasi dampak pendidikan Islam terhadap moralitas dan akhlak mahasiswa, serta analisis nilai-nilai keislaman dalam membentuk karakter. Penelitian juga ingin mengeksplorasi kontribusi pendidikan Islam terhadap kemandirian dan kepemimpinan mahasiswa. Dengan merinci temuan dari berbagai referensi jurnal, penelitian ini bertujuan memberikan pandangan komprehensif terkait peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter mahasiswa. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam mengenai pengaruh pendidikan Islam dalam aspek moral dan karakteristik kepribadian mahasiswa.Metode penelitian yang digunakan adalah library research, yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, dan artikel yang terkait dengan topik yang diteliti. Dalam kajian literatur ini, penulis akan melakukan analisis terhadap berbagai sumber literatur yang terkait dengan peran pendidikan Islam dalam pengembangan karakter mahasiswa.Hasil dari kajian literatur "Analisis Peran Pendidikan Islam dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa: Sebuah Kajian Literatur" menunjukkan bahwa pendidikan karakter, terutama yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam, memiliki peran penting dalam pembentukan mahasiswa. Pendidikan karakter pada mahasiswa bertujuan untuk membentuk individu yang kuat, bermoral, bertoleran, berjiwa patriotik, dan berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi yang disertai dengan iman dan taqwa kepada Allah
The Role of Parents in Shaping Children's Religious Character Amidst the Challenges of the Digital Era Revandi, Abdul; Bakhruddin, Mukhammad; Hayumuti, Hayumuti
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10354

Abstract

This research aims to analyze the role of parents in shaping children's religious character in the digital era. As technology advances, parents are expected to serve as primary educators who provide role models and instill moral values in their children. The rapid development of digital technology presents challenges, such as exposure to content that contradicts religious values and reduced direct interaction between parents and children. Therefore, active parental involvement is crucial to ensuring that children develop a strong religious character. This study employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews and observations. The findings indicate that good parenting, motivation, and the habitual practice of religious values in daily life significantly influence children's character development. Children who receive intensive guidance from their parents tend to have a better understanding and practice of religious values than those who receive less attention. However, challenges such as parental busyness and limited time for direct religious education hinder this process. A lack of parental attention can obstruct the internalization of religious values. Thus, parents must recognize their responsibility in shaping their children's character and make efforts to remain actively involved in their education. With proper guidance, children can grow into individuals who are not only intellectually capable but also exhibit commendable morals and ethical behavior.
Strategy of Islamic Religious Education Teachers to Prevent Radicalism from Emerging at SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik Putra, Eksa Dwiandra; Bakhruddin, Muhammad; Hayumuti, Hayumuti
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 19, No. 3 : Al Qalam (Mei 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v19i3.4992

Abstract

Islamic religious education teachers have a responsibility to disseminate a true understanding of the faith, which does not compromise on the values of diversity and nationality. This is necessary to avoid radical teachings that can create tension between Muslims and other religious groups, as well as acts of violence carried out in the name of religion. Problem formulation How Islamic Religious Education teachers understand the issue of radicalism among students, What are the strategies of Islamic Religious Education teachers in preventing radicalism, What is the effectiveness of the strategies used by Islamic Religious Education teachers in preventing and overcoming radicalism among students, What are the supporting and inhibiting factors of Islamic Religious Education teachers in preventing radicalism, The research aims to illustrate about, Teacher Strategies Islamic Religious Education in preventing students' understanding of radicalism with a qualitative method approach. Strategies used by Islamic Religious Education teachers in preventing radicalism values include, providing education to students about radicalism and its dangers, habituation through religious activities, getting used to empathizing with others, instilling love for religion and the homeland, and strengthening tasamuh and tarahum attitudes. The impact of the implementation of Islamic Religious Education teachers' strategies in preventing radicalism values in students includes, students' insight into radicalism increases, students' character education becomes stronger, the formation of empathy and social awareness, and the attitude of tasamuh and tarahum among students increases.