Fatkhul Imron
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) TERHADAP KECEPATAN PADA PEMAIN BASKET SMP Diyono Diyono; Fatkhul Imron
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6556

Abstract

Kecepatan merupakan salah satu komponen fisik yang sangat dibutuhkan dalam permainan bola basket, namun program latihan untuk meningkatkan komponen tersebut pada pemain basket usia SMP belum banyak dikaji secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan High Intensity Interval Training (HIIT) berbasis jump squats terhadap kecepatan pada pemain basket siswa SMP. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari 10 siswa putra dan 10 siswa putri, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, menggunakan protokol 20 detik latihan dan 10 detik istirahat sebanyak delapan set per sesi. Kecepatan diukur menggunakan tes lari 50 meter. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi pre-test sebesar 0,489 dan post-test sebesar 0,564 (p > 0,05), sedangkan uji homogenitas dengan Levene Test menghasilkan nilai signifikansi 0,487 (p > 0,05). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan HIIT berbasis jump squats terhadap kecepatan. Rata-rata waktu tempuh lari 50 meter menurun dari 8,58 detik menjadi 7,66 detik, dengan selisih 0,92 detik. Dengan demikian, latihan HIIT berbasis jump squats dapat direkomendasikan sebagai metode latihan yang efektif untuk meningkatkan kecepatan pemain basket pada jenjang SMP. Kata Kunci : HIIT, jump squats, kecepatan, bola basket
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA DI PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Slamet Santoso; Fatkhul Imron; Shodiq Hutomono; Untung Nugroho; Erik Teguh Prakoso; Karlina Dwijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6202

Abstract

Kemjuan teknologi tidak dapat dibendung dan akan berdampak positif maupun negative. Dampak negative dengan kemajuan teknologi ini adalah permainan tradisional sudah mulai memudar dan beberapa sudah tidak dimainkan Kembali oleh masyarakat. Sebagai akademisi yang cinta budaya merasa tergugah hatinya untuk melestarikan kearifan lokal dan permainan tradisional. Upaya konservasi dan memperkenalkan Kembali permanan tradisional yang hampir punah ini dengan cara menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi goara-goara. Goara –goara adalah Gabungan Olahraga Tradisional Indonesia yang didisain menjadi satu kesatuan sehingga menjadi permainan baru yang unik, menarik dan menyenangkan. Inovasi permainan Goara-Goara yang terdiri dari 7-8 permainan/olahraga tradisional seperti rangku alu, balap karung, lompat tali bertahap, suda manda/engklek, egrang bambu, boy boyan dan yang terakhir panjat bambu (bisa dimainkan bisa tidak). Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 tahap, yaitu: 1) mensosialisasikan permainan Goara- Goara melalui media sosial dan dibagikan ke pihak panitia pelatihan, 2) Pelatihan permainan Goara-Goara dilaksanakan selama 32 Jam, 3) Penyelenggaraan kompetisi Goara- Goara antar peserta pelatihan dan Siswa SMA se Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan pelatihan dan kompetisi goara-goara ini terselenggara dan didanai oleh oleh pemerintah daerah Pulang Pisau Melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Jumlah Peserta pelatinan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari 61 peserta guru olahraga dan penggiat olahraga serta 39 peserta SMA/SMK.