Slamet Santoso
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

SURVEI TINGKAT GIZI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ANDONG TAHUN 2022 Ludvian Fajar Saputra; Rima Febrianti; Slamet Santoso
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i1.2117

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat gizi siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022. Metode penelitian adalah prosedur ataupun cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif ini menggunakan analisa data yaitu deskriptif kuantitatif dalam persentase, dengan menggunakan metode survei. Pengambilan data akan dilakukan di SMA Negeri 1 Andong, Desa Andong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian tingkat gizi menggunakan teknik penilaian Indeks Massa Tubuh dan survei konsumsi makanan. Teknik sampling yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Jumlah sampelnya adalah 20% dari populasi yaitu berjumlah 65 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa berstatus kurus tingkat berat sebanyak 8 siswa (12,31%), status kurus tingkat ringan sebanyak 11 siswa (16,92%), status normal sebanyak 32 siswa (49,23%), status gemuk tingkat ringan sebanyak 6 siswa (9,23%), dan status gemuk tingkat berat sebanyak 8 siswa (12,31%). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat gizi siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022 adalah normal. Berdasarkan hasil penelitian mengenai survei konsumsi makanan siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022, dan setelah dilakukan analisis data menunjukkan bahwa siswa yang menjawab 1-2 hari sebanyak 13 siswa (20,00%), menjawab 3-4 hari sebanyak 36 siswa (55,38%), menjawab 5-6 hari sebanyak 10 siswa (15,38%), menjawab setiap hari sebanyak 6 siswa (9,23%), dan menjawab tidak pernah sebanyak 0 siswa (0,0%). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata jawaban hasil survei konsumsi makanan siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022 adalah 3-4 hari.
SURVEI TINGKAT GIZI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ANDONG TAHUN 2022 Ludvian Fajar Saputra; Rima Febrianti; Slamet Santoso
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i1.2117

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat gizi siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022. Metode penelitian adalah prosedur ataupun cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif ini menggunakan analisa data yaitu deskriptif kuantitatif dalam persentase, dengan menggunakan metode survei. Pengambilan data akan dilakukan di SMA Negeri 1 Andong, Desa Andong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilaian tingkat gizi menggunakan teknik penilaian Indeks Massa Tubuh dan survei konsumsi makanan. Teknik sampling yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Jumlah sampelnya adalah 20% dari populasi yaitu berjumlah 65 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa berstatus kurus tingkat berat sebanyak 8 siswa (12,31%), status kurus tingkat ringan sebanyak 11 siswa (16,92%), status normal sebanyak 32 siswa (49,23%), status gemuk tingkat ringan sebanyak 6 siswa (9,23%), dan status gemuk tingkat berat sebanyak 8 siswa (12,31%). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat gizi siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022 adalah normal. Berdasarkan hasil penelitian mengenai survei konsumsi makanan siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022, dan setelah dilakukan analisis data menunjukkan bahwa siswa yang menjawab 1-2 hari sebanyak 13 siswa (20,00%), menjawab 3-4 hari sebanyak 36 siswa (55,38%), menjawab 5-6 hari sebanyak 10 siswa (15,38%), menjawab setiap hari sebanyak 6 siswa (9,23%), dan menjawab tidak pernah sebanyak 0 siswa (0,0%). Dapat disimpulkan bahwa rata-rata jawaban hasil survei konsumsi makanan siswa kelas X SMA Negeri 1 Andong tahun 2022 adalah 3-4 hari.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SKIPPING DAN SQUAT JUMP TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMK MUHAMMADIYAH 1 JATINOM KLATEN Fajar Setyawan; Slamet Santoso; Satrio Sakti Rumpoko
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i2.2569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pengaruh latihan skipping terhadap power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, (2) untuk mengetahui pengaruh latihan squat jump terhadap power otot tungkai siswa Ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, (3) untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan skipping dan squat jump terhadap power otot tungkai siswa Ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain “Two Groups Pretest Posttest Design” Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten yang berjumlah 46 siswa . Sampel yang diambil dari hasil purposive sampling, dengan kriteria yaitu berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan kriteria tersebut yang memenuhi adalah berjumlah 40 siswa. Instrumen yang digunakan untuk tes power otot tungkai adalah vertical jump. Analisis data menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh latihan skipping terhadap power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, dengan t hitung 15.70 > t tabel 2.093, dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, kenaikan persentase sebesar 8%, (2) ada pengaruh latihan squat jump terhadap power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, dengan nilai t hitung 15.20 > t tabel 2.093, dan nilai signifikansi 0.000< 0.05, kenaikan persentase sebesar 6%, (3) latihan skipping lebih baik daripada latihan squat jump untuk meningkatkan power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, dengan kenaikan persentase sebesar 8%.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SKIPPING DAN SQUAT JUMP TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMK MUHAMMADIYAH 1 JATINOM KLATEN Fajar Setyawan; Slamet Santoso; Satrio Sakti Rumpoko
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i2.2569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pengaruh latihan skipping terhadap power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, (2) untuk mengetahui pengaruh latihan squat jump terhadap power otot tungkai siswa Ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, (3) untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan skipping dan squat jump terhadap power otot tungkai siswa Ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain “Two Groups Pretest Posttest Design” Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten yang berjumlah 46 siswa . Sampel yang diambil dari hasil purposive sampling, dengan kriteria yaitu berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan kriteria tersebut yang memenuhi adalah berjumlah 40 siswa. Instrumen yang digunakan untuk tes power otot tungkai adalah vertical jump. Analisis data menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh latihan skipping terhadap power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, dengan t hitung 15.70 > t tabel 2.093, dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, kenaikan persentase sebesar 8%, (2) ada pengaruh latihan squat jump terhadap power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, dengan nilai t hitung 15.20 > t tabel 2.093, dan nilai signifikansi 0.000< 0.05, kenaikan persentase sebesar 6%, (3) latihan skipping lebih baik daripada latihan squat jump untuk meningkatkan power otot tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli SMK Muhammadiyah 1 Jatinom Klaten, dengan kenaikan persentase sebesar 8%.
PENGARUH LATIHAN PULL UP DAN BICEPS CURL TERHADAP DAYA TAHAN OTOT LENGAN ATLET GULAT PUTRA PGSI KARANGANYAR Adi Saputro Adi; Arif Rohman Hakim; Slamet Santoso
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v9i2.2264

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk melihat perbedaan pengaruh metode latihan Pull-Up dan Biceps Curl pada atlet gulat putra PGSI Karanganyar tahun 2021 di klub gulat Karanganyar. Penelitian ini merupakan Penelitian eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan deskripsi kuantitatif dan menggunakan “Two group pretest-posttest design”. Subyek penelitian ini adalah atlet gulat putra PGSI Karaganyar yang berjumlah 14 atlet, yang terdiri dari 7 atlet treatment Pull-up dan 7 atlet treatment Biceps Curl. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari 14 atlet. Teknik pengumpulan data adalah melalui push-up test untuk mengukur daya tahan otot lengan. Analisis data menggunakan uji statistik Shapiro Wilk. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh berdasarkan dari peningkatan Pull-Up sebesar 37,1429 menjadi 46,1429 dan peningkatan untuk Biceps Curl sebesar 35,7143 menjadi 45,1429. Yang berarti bahwa ada peningkatan yang signifikan pada program latihan. Maka dapat disimpulkan bahwa treatment Biceps Curl lebih baik daripada treatment Pull-up untuk meningkatkan daya tahan otot lengan atlet gulat putra Jawa Tengah Tahun 2021 dengan membandingkan pre test dan post test.
MINAT DAN KETERTARIKAN MASYARAKAT SOLO TERHADAP PERMAINAN GOARA-GOARA Slamet Santoso
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3195

Abstract

The aim of this research is to analyze the Solo community's interest in the game Goara-Goara. This research method uses a mixture (mixed methods). The sample in this study consisted of 50 people consisting of 45 men and 5 women aged 17-19 years. The research instruments used video recordings, documentation studies, questionnaires and interviews. The data collection technique uses Google forms and is processed using descriptive statistics. The results of research on the interests and interests of the Solo community towards the game of goara-goara show the following; 1). 90% of respondents stated that the Goara-Goara game model which was made like a circuit and had lots of posts made it more interesting. 2). 40% of respondents stated that the most difficult post was post 6, namely bamboo stilts. 3). 100% of respondents stated that post 4 of the suda manda/engklek game was the easiest. 4) 98% stated that they were ready to play the goara-goara game again in their area. 5) All respondents (100%) stated that this goara-goara game is worthy of being published to the wider community. There is high public enthusiasm and interest in playing the traditional game packaged through the goara-goara game, because the game is more interesting, challenging, able to increase strength, agility, endurance, balance and accuracy. Based on this, it can be concluded that the Solo community's interest in playing goara-goara is very high
Dampak Metode Latihan Sirkuit dan Interval terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Dollyo Chagi Atlet Taekwondo Dojang Bhirawa Jatitengah Raka Chandra Imanda; Slamet Santoso; Sunjoyo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.798

Abstract

This study aims to: (1) identify the differences in the influence of the Circuit Training and Interval Training methods on the speed of Taekwondo dollyo chagi kicks, (2) understand the more effective technique between Circuit Training and Interval Training. The research design used was a two-group experiment, with each group given a pretest before treatment and a posttest after treatment. The group division used ordinal pairing in this study. The population at Dojang Bhirawa Jatitengah was 25 people, and a sample of 20 people was used. Implementation instructions: (1) collect test data, (2) provide infrastructure, (3) do as many dollyo chagi kicks as possible towards the target within 1 minute. The analysis results show a significant difference in the influence between the circuit training method and interval training on the speed of the dollyo chagi kick of Taekwondo athletes. Based on the results of the t-test, the calculated t-value of 3.732 was obtained, which is higher than the t-table value of 2.262 at a significance level of 5%. This finding indicates that both training methods play an equal role in increasing the speed of the dollyo chagi kick. However, the group undergoing circuit training showed an increase of 9.06%, while the interval training group experienced an increase of 7.65%. Therefore, it can be concluded that the circuit training method has a more dominant influence than the interval training method.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LITERASI SAINS UNTUK PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN WUJUD BENDA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 1 BULUKERTO Rika Yuni Ambarsari; Rima Febrianti; Slamet Santoso; Untung Nugroho; Whilan Sulistyawati; Gilang Ramadhan Putranto
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6748

Abstract

Belajar IPA di sekolah dasar perlu pengalaman belajar yang nyata dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari agar siswa bisa memahami konsep ilmu pengetahuan dengan baik. Berdasarkan hasil pengamatan awal di SD Negeri 1 Bulukerto, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi perubahan wujud benda masih menggunakan metode ceramah dan buku teks sebagai utama, sehingga partisipasi siswa dan pemahaman konsep belum mencapai tingkat yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperbaiki pemahaman siswa tentang konsep IPA dan meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang berbasis literasi sains melalui percobaan sederhana. Tujuan kegiatan ini mencakup 24 siswa kelas III dan dua orang guru. Metode yang diterapkan mencakup kegiatan penyuluhan, pelatihan bagi guru, penerapan metode belajar, bimbingan, serta penilaian. Data diperoleh dari pengamatan, hasil tes pembelajaran, dan refleksi guru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa naik dari 66 menjadi 84 dan persentase ketuntasan belajar juga naik dari 65% menjadi 87%. Aktivitas belajar siswa mencapai rata-rata 85,42%. Guru bisa membuat LKPD yang berlandaskan literasi sains dan melakukan eksperimen sendiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa eksperimen yang mudah dilakukan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep, membuat mereka lebih aktif dalam belajar, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami ilmu pengetahuan. Kata Kunci: literasi sains; pembelajaran IPA; perubahan wujud benda; sekolah dasar
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA DI PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Slamet Santoso; Fatkhul Imron; Shodiq Hutomono; Untung Nugroho; Erik Teguh Prakoso; Karlina Dwijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6202

Abstract

Kemjuan teknologi tidak dapat dibendung dan akan berdampak positif maupun negative. Dampak negative dengan kemajuan teknologi ini adalah permainan tradisional sudah mulai memudar dan beberapa sudah tidak dimainkan Kembali oleh masyarakat. Sebagai akademisi yang cinta budaya merasa tergugah hatinya untuk melestarikan kearifan lokal dan permainan tradisional. Upaya konservasi dan memperkenalkan Kembali permanan tradisional yang hampir punah ini dengan cara menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi goara-goara. Goara –goara adalah Gabungan Olahraga Tradisional Indonesia yang didisain menjadi satu kesatuan sehingga menjadi permainan baru yang unik, menarik dan menyenangkan. Inovasi permainan Goara-Goara yang terdiri dari 7-8 permainan/olahraga tradisional seperti rangku alu, balap karung, lompat tali bertahap, suda manda/engklek, egrang bambu, boy boyan dan yang terakhir panjat bambu (bisa dimainkan bisa tidak). Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 tahap, yaitu: 1) mensosialisasikan permainan Goara- Goara melalui media sosial dan dibagikan ke pihak panitia pelatihan, 2) Pelatihan permainan Goara-Goara dilaksanakan selama 32 Jam, 3) Penyelenggaraan kompetisi Goara- Goara antar peserta pelatihan dan Siswa SMA se Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan pelatihan dan kompetisi goara-goara ini terselenggara dan didanai oleh oleh pemerintah daerah Pulang Pisau Melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Jumlah Peserta pelatinan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari 61 peserta guru olahraga dan penggiat olahraga serta 39 peserta SMA/SMK.
Pengaruh Jenis Latihan dan Usia terhadap Ketahanan Kardiorespirasi pada Atlet Sepak Bola Agustanico Dwi Muryadi; Slamet Santoso; Sunjoyo; Muhammad Bagus Bimo Hartono
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.900

Abstract

This study aimed to examine the effects of different training methods and age groups on the cardiorespiratory endurance of soccer athletes. A quantitative experimental approach was employed using a 2×2×2 factorial design. The participants consisted of 32 football school athletes who were categorized based on training method, interval training and fartlek training, and age group, namely 12-year-old and 14-year-old athletes. Cardiorespiratory endurance was assessed using the Multistage Fitness Test (MFT) to determine VO₂max as an indicator of aerobic capacity. Data were collected through pretest and post-test measurements following a training program conducted over 16 sessions. Statistical analyses included tests of normality, homogeneity, analysis of variance (ANOVA), and Tukey HSD post hoc tests at a 0.05 significance level. The results indicated that interval training led to a greater improvement in cardiorespiratory endurance compared to fartlek training, with an increase of 6.27%. Moreover, athletes aged 14 years demonstrated higher improvements (5.43%) than those aged 12 years. A significant interaction between training method and age group was also identified. These findings highlight the importance of selecting appropriate training methods and adjusting training programs according to athletes’ age to enhance cardiorespiratory endurance in football.