Muhammad Aulia Putra Tawakal
Program Studi D3 Farmasi, Universitas Darul 'Ulum Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI CARA DAPATKAN GUNAKAN SIMPAN BUANG DAN PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIBIOTIK Istiqomah Istiqomah; Eka Hayati Rohma; Rohmawati Hidayah; Muhammad Aulia Putra Tawakal; Lisa Herliyana; Satria Alansyah
Jurnal Bhakti Civitas Akademika Vol. 8 No. 2 (2025): Volume VIII, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dian Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) serta pencegahan resistensi antibiotik melalui penyuluhan interaktif berbasis media powerpoint dan leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga di Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya praktik swamedikasi antibiotik yang tidak rasional di kalangan masyarakat pedesaan, yang menjadi faktor utama meningkatnya risiko resistensi antibiotik secara global. Metode pelaksanaan pengabdian terdiri dari tiga tahap: tahap persiapan yang meliputi koordinasi dengan perangkat desa dan kader kesehatan setempat; tahap pelaksanaan yang diawali dengan senam bersama untuk membangun kebersamaan dan semangat peserta, dilanjutkan dengan pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal, penyuluhan interaktif menggunakan media power point dan leaflet, serta posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan; serta tahap evaluasi. Sebanyak 47 orang warga yang mayoritas ibu rumah tangga berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan (p=0,000), di mana sebelum penyuluhan mayoritas peserta (83,0%) berada pada kategori pengetahuan rendah, namun setelah intervensi berubah drastis menjadi dominan pengetahuan tinggi (87,2%). Nilai rerata pengetahuan meningkat dari 6,79 ± 1,79 menjadi 11,77 ± 2,44, dengan peningkatan sebesar 4,98 poin. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berhasil membuktikan bahwa edukasi DAGUSIBU yang dilakukan secara terstruktur, partisipatif, dan komunikatif mampu memberdayakan masyarakat desa untuk menggunakan antibiotik secara bijak dan rasional, sehingga berperan strategis dalam menekan laju resistensi bakteri di tingkat komunitas
EVALUASI KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT LOOK A LIKE SOUND A LIKE (LASA) Eka Hayati Rohma; Muhammad Aulia Putra Tawakal; Istiqomah Istiqomah; Satria Alansyah
Enfermeria Ciencia Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 4, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v4i1.107

Abstract

Obat dengan kemiripan nama, rupa, atau pengucapan atau yang dikenal sebagai obat Look A like Sound A like (LASA) berisiko tinggi menyebabkan kesalahan pengambilan dan pemberian obat yang dapat membahayakan keselamatan pasien, terutama apabila penyimpanannya tidak sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesesuaian penyimpanan obat LASA di Apotek Jogoloyo yang terletak di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan daftar tilik. Seluruh petugas kefarmasian di apotek tersebut yang berjumlah empat orang, terdiri dari satu apoteker, satu asisten apoteker, dan dua asisten tenaga kefarmasian, diikutsertakan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pelabelan telah dilakukan dengan pemasangan stiker berwarna kuning bertuliskan LASA pada kemasan obat, dan pengontrolan suhu ruang penyimpanan juga telah dilaksanakan secara rutin dua kali sehari. Namun, analisis terhadap aspek penataan obat menemukan bahwa beberapa obat dengan nama mirip atau dosis berbeda masih disimpan berdekatan di rak yang sama tanpa penerapan metode Tallman Lettering, sehingga belum sepenuhnya memenuhi ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Dengan demikian, meskipun aspek pelabelan dan pengendalian suhu telah sesuai standar, aspek penataan obat LASA di Apotek Jogoloyo masih belum memadai dan berpotensi menimbulkan medication error. Oleh karena itu, apotek disarankan untuk segera melakukan perbaikan tata letak dan pemisahan obat LASA guna meningkatkan keselamatan pasien