Firnandi Ulfah
Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia Firnandi Ulfah; Suryani Suryani; Agustina Rahmawati
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 5 (2026): May Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i5.2824

Abstract

Background: Hypertension is a chronic medical condition that requires attention because it can contribute to organ damage and the risk of serious health complications. Hypertension increases the risk of serious illnesses such as stroke, heart attack, kidney failure, and other organ damage. Diet plays a significant role in blood pressure management and cardiovascular health, with a high glycemic index being a major risk factor for hypertension. Purpose: To determine the relationship between dietary habits and the incidence of hypertension in the elderly. Method: This study used a correlational study design with a cross-sectional approach. The research instrument consisted of a dietary questionnaire containing 24 statements and blood pressure measurements. The subjects were elderly people aged 60 years and older. This study was conducted in a hamlet in Nogotirto. The total population was 45 elderly people with hypertension registered at the Elderly Integrated Health Post (Posyandu Lansia) using a total sampling technique. Results: The majority of respondents (30 respondents) had non-compliant dietary habits, and the majority (24 respondents) had stage II hypertension. Conclusion: There is a relationship between dietary habits and the incidence of hypertension in the elderly.   Keywords: Diet; Elderly; Hypertension.   Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi medis kronis yang membutuhkan perhatian karena dapat berkontribusi terhadap kerusakan organ dan risiko komplikasi kesehatan yang serius. Hipertensi meningkatkan risiko terjadinya penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, dan kerusakan organ lainnya. Pola makan memiliki kontribusi paling besar dalam pengelolaan tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular dengan indeks glikemik tinggi merupakan faktor utama hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Metode: Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang pola makan berisi 24 pernyataan dan pengukuran tekanan darah. Subyek penelitian yaitu lansia yang berusia ≥ 60 tahun. Penelitian ini dilakukan di salah satu padukuhan di Nogotirto dengan total populasi dalam penelitian ini adalah lansia hipertensi yang tercatat di Posyandu Lansia sebanyak 45 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil: Sebagian besar resonden memiliki pola makan tidak patuh sebanyak 30 orang (66,7%) dan sebagian besar responden mengalami hipertensi derajat II sebanyak 24 orang (53,3%). Simpulan: Ada hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia.   Kata Kunci: Hipertensi; Lansia; Pola Makan.