Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease that continues to increase and may lead to complications such as diabetic wounds. Successful wound care is strongly influenced by patient adherence, which can be strengthened through family support. This study aimed to determine the relationship between family support and the level of patient adherence in caring for diabetic wounds at RSU Nurussyifa Kudus. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 34 respondents selected using total sampling. The instruments were a family support questionnaire and a wound care adherence questionnaire. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most respondents had moderate family support (50.0%) and moderate adherence (52.9%). The Chi-Square test showed p value = 0.000 (p < 0.05) with χ² = 28.059, indicating a significant relationship between family support and patient adherence in diabetic wound care. Better family support tends to be followed by better wound care adherence. Abstrak Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang terus meningkat dan dapat menimbulkan komplikasi berupa luka diabetes melitus. Keberhasilan perawatan luka sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien, yang salah satunya dapat diperkuat melalui dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di RSU Nurussyifa Kudus. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 34 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan perawatan luka. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori sedang (50,0%) dan tingkat kepatuhan kategori sedang (52,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan p value = 0,000 (p < 0,05) dengan nilai χ² = 28,059, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus. Dukungan keluarga yang lebih baik cenderung diikuti oleh kepatuhan perawatan luka yang lebih baik.