Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Performance Analysis of Small-Scale Educational Solar Photovoltaic Modules Based on Irradiation Variations and Environmental Temperature in Cimahi City Ridwan Nurdin; Sri Paryanto Mursid; Sri Utami; Muhamad Irfan Nurdin; Sofy Fitriani
Journal of Electrical Vocational Education and Technology Vol. 9 No. 1 (2026): Journal of Electrical Vocational Education and Technology, Volume 9 Issue 1, Ju
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JEVET.0091.03

Abstract

Abstract This study aims to evaluate the operational characteristics of a 50 Wp polycrystalline photovoltaic (PV) module under actual environmental conditions as a basis for developing renewable energy practicum media. The research method was carried out through field testing in Cimahi City with parameters including solar irradiation, panel temperature, and electrical parameters (voltage, current, and power) recorded at five-minute intervals. The results of data analysis showed a strong correlation between irradiation intensity and output power, with a coefficient of determination (R²) of 0.93. The results showed that output power increased with increasing irradiation, while increasing panel temperature decreased output voltage. Panel efficiency was in the range of 9.2%-13.1%, lower than manufacturer specifications due to non-STC environmental conditions and system losses. Nevertheless, the PV module proved effective as a project-based learning medium that was able to provide students with a practical understanding of the influence of environmental factors on the performance of photovoltaic systems. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik operasional modul fotovoltaik (PV) polikristal 50 Wp pada kondisi lingkungan aktual sebagai dasar pengembangan media praktikum energi terbarukan. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian lapangan di Kota Cimahi dengan parameter yang meliputi iradiasi matahari, suhu panel, serta parameter listrik (tegangan, arus, dan daya) yang direkam pada interval lima menit. Hasil analisis data menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara intensitas iradiasi dan daya keluaran, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,93. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya keluaran meningkat seiring dengan bertambahnya iradiasi, sedangkan kenaikan suhu panel menurunkan tegangan keluaran. Efisiensi panel berada pada rentang 9,2%–13,1%, lebih rendah dari spesifikasi pabrikan akibat kondisi lingkungan yang tidak sesuai dengan STC (Standard Test Conditions) serta adanya rugi-rugi sistem. Meskipun demikian, modul PV terbukti efektif sebagai media pembelajaran berbasis proyek yang mampu memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai pengaruh faktor lingkungan terhadap kinerja sistem fotovoltaik.
Kajian Eksperimental Pemanfaatan Limbah Batu Kerajinan Sebagai Agregat Limbah Pada Beton Ira Puspitasari; Harianto Zaidulfar; Try Kurniawan Akhbar; Muhamad Irfan Nurdin; Amirah Zakiyyah
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 10 No 2: December 2025
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.9-16

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang diperoleh dari pencampuran pasir, kerikil/agregat kasar, semen serta air. Di sisi lain penggunaan kerikil yang merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui secara terus menerus sebagai bahan beton dikhawatirkan merusak lingkungan. Dalam mengatasi isu itu maka riset tentang konstruksi hijau (Green Construction) mulai digalakkan dengan salah satunya adalah pemanfaatan limbah batu kerajinan di Padalarang. Tujuan penelitian adalah mengetahui komposisi optimum agregat kasar dari limbah pada beton sehingga menghasilkan kuat tekan yang maksimum. Tahapan Pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data selanjutnya adalah analisis Laboratorium meliputi uji sifat teknis material penyusun beton yang meliputi pasir , kerikil alami dan kerikil dari limbah batu kerajinan. Selanjutnya proses mix desain dimana penelitian dilakukan dengan 30 benda uji dengan komposisi antara split dan limbah adalah 100% : 0%, 80% : 20%, 60% : 40%, 40% : 60%, 20% : 80% dan 0 % :100 %, masing masing komposisi berjumlah lima benda uji. Pengujian meliputi berat jenis, kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan maksimum diperoleh pada proporsi 40% split dan 60% limbah yaitu 14.35 MPa. Modulus elastisitas maksimum diperoleh pada proporsi 20% split dan 80% limbah yaitu 18367.8 MPa.