Yowelna Tarumasely
Institut Agama Kristen Protestan Negeri Ambon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PAK BERBASIS LITERASI NUMERASI UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD Yowelna Tarumasely; Aurelya Almatsya Layan; Sonia Isabella Tuhumury; Brian Valentino Parera; Mouren Fransiska Limehuwey; Fistiani Sigmarlatu; Indri Lekiohapy
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 13 No 1 (2026): in Press
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v13i1.2230

Abstract

Abstrak. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di sekolah dasar masih didominasi pendekatan hafalan dan belum mengintegrasikan literasi, numerasi, serta indikator berpikir kritis secara sistematis, padahal kebijakan pendidikan nasional menekankan penguatan kompetensi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran PAK berbasis literasi dan numerasi yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap define dilakukan melalui analisis kebutuhan berdasarkan observasi, wawancara, dan telaah dokumen; tahap design menghasilkan rancangan RPP, LKPD berbasis masalah kontekstual, dan instrumen evaluasi; tahap develop meliputi validasi ahli dan uji coba terbatas; serta tahap disseminate berupa sosialisasi perangkat. Hasil penelitian menunjukkan perangkat memperoleh skor validitas 3,56 (sangat layak), kepraktisan 3,70 (sangat praktis), dan peningkatan kemampuan siswa dengan N-Gain 0,45 (kategori sedang). Integrasi literasi dan numerasi dalam PAK terbukti mampu merekonstruksi pembelajaran menjadi lebih reflektif, dialogis, dan berbasis penalaran kritis tanpa mengurangi substansi teologisnya. Kata Kunci: literasi; numerasi; Pendidikan Agama Kristen; berpikir kritis; sekolah dasar.