Abstrak. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di sekolah dasar masih didominasi pendekatan hafalan dan belum mengintegrasikan literasi, numerasi, serta indikator berpikir kritis secara sistematis, padahal kebijakan pendidikan nasional menekankan penguatan kompetensi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran PAK berbasis literasi dan numerasi yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap define dilakukan melalui analisis kebutuhan berdasarkan observasi, wawancara, dan telaah dokumen; tahap design menghasilkan rancangan RPP, LKPD berbasis masalah kontekstual, dan instrumen evaluasi; tahap develop meliputi validasi ahli dan uji coba terbatas; serta tahap disseminate berupa sosialisasi perangkat. Hasil penelitian menunjukkan perangkat memperoleh skor validitas 3,56 (sangat layak), kepraktisan 3,70 (sangat praktis), dan peningkatan kemampuan siswa dengan N-Gain 0,45 (kategori sedang). Integrasi literasi dan numerasi dalam PAK terbukti mampu merekonstruksi pembelajaran menjadi lebih reflektif, dialogis, dan berbasis penalaran kritis tanpa mengurangi substansi teologisnya. Kata Kunci: literasi; numerasi; Pendidikan Agama Kristen; berpikir kritis; sekolah dasar.
Copyrights © 2026