Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan prioritas permasalahan lingkungan berbasis data masyarakat untuk mendukung pembangunan Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka KKN-T 116 DESA PAJUKUKANG Gelombang 116 tahun 2026 melalui penyebaran kuesioner SIDIK, penataan data, analisis deskriptif awal, Focus Group Discussion (FGD) pada 11 Agustus 2026, dan analisis lanjutan menggunakan SPSS. Sebanyak 100 kuesioner valid yang berasal dari warga pada empat dusun dianalisis sebagai baseline partisipatif; responden tidak diposisikan sebagai sampel probabilistik yang mewakili seluruh populasi desa. Karena responden dapat memilih lebih dari satu masalah prioritas, proporsi tiap isu dihitung berdasarkan jumlah responden yang menyebut isu tersebut. Hasil pemetaan menunjukkan air bersih sebagai masalah yang paling banyak disebut (99%), diikuti kekeringan (91%) dan sampah (88%), sedangkan 72% responden memilih ketiganya secara bersamaan. FGD mengonfirmasi relevansi temuan terhadap kondisi lokal dan menerjemahkannya menjadi arah program. Kegiatan menghasilkan peta prioritas lingkungan berbasis masyarakat, matriks rekomendasi yang berfokus pada ketahanan air, adaptasi kekeringan, dan pengelolaan sampah, serta informasi pendukung profil desa. Luaran ini menjadi dasar awal bagi perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran, partisipatif, dan dapat diperbarui secara berkala.