Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi fokus utama di Indonesia. Puskesmas Sentosa Baru Kota Medan sebagai pelayanan kesehatan memiliki peran dalam upaya pencegahan stunting. Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) menjadi salah satu sumber pendanaan utama untuk kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Dana BOK dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Sentosa Baru Kota Medan. Metode kualitatif digunakan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap empat informan, observasi dan telaah dokumen. Informan meliputi kepala puskesmas, bendahara BOK, penanggungjawab program gizi, dan kader posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOK dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi. Perencanaan kegiatan pencegahan stunting didasarkan pada juknis BOK dan melalui rapat UKM serta mini lokakarya. Pelaksanaan program melibatkan penanggungjawab program gizi, tenaga kesehatan, dan kader posyandu dengan mengikuti menu kegiatan yang telah ditetapkan. Sistem pencatatan dan pelaporan dilakukan dengan membuat kelengkapan SPJ dan diverifikasi oleh pihak terkait. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui rapat UKM dan mini lokakarya untuk memastikan keberhasilan program. Pengelolaan dana BOK dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Sentosa Baru Kota Medan telah terimplementasi secara optimal dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan stunting.Kata kunci : Dana BOK, Pencegahan Stunting, Pengelolaan, Puskesmas