Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Efforts to Prevent Dermatitis in Coastal Communities in Kampung KB, Dusun 15, Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang District Dewi Agustina; Adinda Dwi Firia; Anisa Ayu Lestari; Nasywa Nazhifah; Restu Amalia Mazid; Rizka Sahilla; Shopiah Auzi; Yayang Nisrina Putri Hasibuan
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal eduHealt, Edition April - June , 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis, which is often known as an inflammatory skin reaction, is a condition that commonly occurs among coastal communities in areas such as Kampung KB, Dusun 15, Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. Unique environmental factors and lifestyles associated with coastal living can be major triggers for the onset of this disease. This research aims to provide knowledge to the community regarding the prevention of dermatitis in KB Village, Hamlet 15, Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. This type of research is analytical survey research using a Cross Sectoinal Study design. This research was conducted in KB Village, Hamlet 15, Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. The population in this study were fishermen in KB Village, Hamlet 15, Tanjung Rejo Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency with a total of 10 fishermen as respondents. The instruments used in this research were skin disease symptom and personal hygiene questionnaires. The results of the research show that the majority of respondents have good knowledge about dermatitis and also 90% of the majority of respondents from coastal communities have good personal hygiene and there is a significant relationship between knowledge and efforts to prevent dermatitis in coastal communities.
Analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penyakit Tidak Menular (PTM) Di Puskesmas Desa Lalang Kota Medan : Analysis of the Implementation of Minimum Service Standards (SPM) for Non-Communicable Diseases (NCDs) at the Lalang Village Health Center, Medan City Rizka Sahilla; Dewi Agustina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10061

Abstract

Menurut Permenkes Nomor 6 Tahun 2024 Standar Pelayanan Minimal Penderita Diabetes Melitus mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar, pemerintah kabupaten/kota wajib memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar pada seluruh penderita Diabetes Melitus sebagai upaya pencegahan sekunder di wilayah kerja dalam kurun waktu 1 tahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis bagaimana pelaksanaan Standar Pelayan Minimal (SPM) Pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Desa Lalang. Jenis Penelitian Kualitatif dengan informan penelitian sebanyak 6 orang. Teknik penentuan informan purposif sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, telaah dokumen, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian SPM DM di wilayah Puskesmas Desa Lalang sudah mengacu kepada Permekes RI Nomor 6 Tahun 2024, namun masih ada beberapa indikator yang belum terpenuhi seperti, tidak tersedianya brosur di lingkungan kerja Puskesmas Desa Lalang, masih ada tenaga kerja kesehatan yang memiliki beban kerja ganda, dan kurangnya pemantauan rutin pemeriksaan terhadap pasien. Pelayanan kesehatan SPM DM perlu diperbaiki dari segi ketersediaan barang dan tenaga kesehatan. Diharapkan dilakukannya pemeriksaan nilai kerja kepada petugas kesehatan agar tidak ada lagi yang memiliki beban kerja ganda, serta menyediakan media promosi yang sudah habis untuk dicetak kembali dan dipastikan untuk mengedukasikannya kepada penderita DM ini dilingkungan kerja Puskesmas Desa Lalang