Elsa Mahdalena Gultom
Universitas Esa Unggul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN KESADARAN TOLERANSI DI SEKOLAH DASAR: ANALISIS PERAN GURU DAN SISWA Elsa Mahdalena Gultom; Muhammad Rijal Fadli; Soleh Hapudin; Abdul Halim
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11449

Abstract

ABSTRACT Learning in elementary schools serves not only as a means of acquiring knowledge but also as an important space for character development. Amid the persistence of behaviors reflecting limited respect for differences, low levels of cooperation, and insufficient acceptance of diversity, educational practices that foster tolerance from an early age are needed. In this context, Pancasila Education plays a strategic role because it encompasses values that support harmonious social life.This study explores the implementation of Pancasila Education and examines the roles of teachers and students in fostering tolerance awareness among second-grade students at SDN Penggilingan 05 East Jakarta. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observations, interviews, and documentation. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing.The findings reveal that tolerance develops through various learning activities that encourage students to respect one another, collaborate, and accept differences within the school environment. Teachers act as facilitators and role models in creating positive interactions, while students actively participate in activities that support the development of tolerant behavior. This study highlights that Pancasila Education contributes not only to students’ cognitive development but also serves as an effective medium for cultivating tolerance. Through learning experiences embedded in everyday interactions, a more inclusive, harmonious, and socially supportive school environment can be fostered from an early age. ABSTRAK Pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguasaan pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang penting bagi pembentukan karakter peserta didik. Di tengah masih ditemukannya perilaku yang kurang menghargai perbedaan, rendahnya kerja sama, serta belum optimalnya penerimaan terhadap keberagaman, diperlukan proses pembelajaran yang mampu menumbuhkan kesadaran toleransi sejak dini. Dalam konteks ini, Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis karena memuat nilai-nilai yang mendukung kehidupan sosial yang harmonis.Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila serta peran guru dan siswa dalam membangun kesadaran toleransi pada siswa kelas II SDN Penggilingan 05 Jakarta Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai toleransi berkembang melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang mendorong siswa untuk saling menghargai, bekerja sama, dan menerima perbedaan di lingkungan sekolah. Guru berperan sebagai fasilitator sekaligus teladan dalam membangun interaksi yang positif, sedangkan siswa terlibat aktif dalam kegiatan yang mendukung perkembangan perilaku toleran. Kajian ini menegaskan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak hanya berkontribusi pada aspek kognitif, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter toleransi. Melalui pengalaman belajar yang berlangsung dalam interaksi sehari-hari, tercipta lingkungan sekolah yang lebih inklusif, harmonis, dan mendukung perkembangan sosial peserta didik sejak usia dini.