Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan, motivasi kerja, dan budaya kerja terhadap kinerja karyawan di PT Putra Mandiri Intipack Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan industri manufaktur yang semakin ketat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian terdiri atas 240 karyawan, dengan sampel sebanyak 150 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan, motivasi kerja, dan budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Dari ketiga variabel tersebut, pelatihan merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi dan keterampilan kerja melalui program pelatihan yang terencana dan sesuai kebutuhan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kinerja. Motivasi kerja berperan sebagai pendorong yang membantu karyawan mengoptimalkan potensi yang dimiliki, sedangkan budaya kerja menjadi faktor pendukung dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan pelatihan, peningkatan motivasi kerja, serta pembentukan budaya kerja yang positif guna mencapai kinerja karyawan yang optimal.