Lina Siti Nurwahidah
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial, Bahasa, dan Sastra, Institut Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membungkam Pikiran Lewat Penyitaan Buku: Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk pada Pemberitaan Kompas.com Isna Alicia Putri; Cecep Dudung Julianto; Lina Siti Nurwahidah
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 1 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/x3baze54

Abstract

Penyitaan buku oleh aparat negara memunculkan perdebatan dalam ruang demokrasi karena dinilai berpotensi membatasi kebebasan berpikir dan berekspresi. Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi tindakan penyitaan buku dalam pemberitaan Kompas.com melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa berita “Represif Polisi: Menyita Buku Membungkam Pikiran”. Analisis dilakukan melalui dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai penyitaan buku sebagai bentuk pembatasan kebebasan berpikir melalui narasi kritis terhadap tindakan aparat negara. Pada dimensi kognisi sosial, penulis berita menunjukkan cara pandang kritis terhadap tindakan aparat yang dipersepsikan membatasi ruang intelektual publik. Sementara itu, pada dimensi konteks sosial, pemberitaan merepresentasikan penyitaan buku sebagai bagian dari ketegangan relasi antara negara dan masyarakat dalam ruang demokrasi. Temuan ini menegaskan bahwa media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk konstruksi ideologis mengenai kebebasan berpikir dan relasi kuasa dalam masyarakat.