Ratna Galuh Manika Trisista
Fakultas Hukum, Universitas Islam Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMUDA PRODUKTIF DAN TAAT HUKUM: PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA MELALUI SOCIOPRENEURSHIP BUDIDAYA LOBSTER AIR TAWAR Mimin Mintarsih; Farhana Farhana; Edi Suhara; Ratna Galuh Manika Trisista; Muhammad Daariel Safa; Auliagrelkiss Haekal Maghandre
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39132

Abstract

Abstrak: Pemuda Karang Taruna Wahana Bhakti di Kelurahan Sukahati memiliki potensi tinggi untuk terlibat dalam usaha produktif, namun menghadapi kendala keterampilan teknis budidaya serta minimnya kapasitas manajerial dan kesadaran legalitas usaha. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan pemuda melalui sociopreneurship budidaya lobster air tawar berbasis legal compliance agar mampu membangun usaha yang profesional dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui sosialisasi, pelatihan teknis, workshop manajemen usaha, pendampingan praktik, serta edukasi perizinan NIB. Mitra terdiri dari 25 anggota Karang Taruna. Evaluasi dilakukan melalui pre test–post test sejumlah 25 soal, observasi praktik, dan monitoring. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan teknis dan manajerial yang signifikan: 84% peserta mampu menjelaskan tahapan budidaya, 80% mampu melakukan praktik secara mandiri, survival rate benih mencapai 84%, dan 86% populasi tumbuh hingga >4 inch dalam dua bulan. Sebanyak 84% peserta mampu menyusun laporan keuangan sederhana, dan satu akun OSS aktif dengan NIB dalam proses penerbitan. Program ini meningkatkan produktivitas, kepatuhan hukum, serta kesiapan pembentukan unit usaha.Abstract: Youth members of Karang Taruna Wahana Bhakti in Sukahati Village have potential to engage in productive activities but face limited technical skills in aquaculture, weak managerial capacity, and lack of legal awareness in business administration. This program aims to empower youth through freshwater lobster sociopreneurship based on legal compliance to build a professional and sustainable economic unit. The program applied the Participatory Rural Appraisal (PRA) method through socialization, technical training, workshops, hands-on practice, and business licensing education (NIB). The partners consisted of 25 youth-participants. Evaluation was conducted through pre test–post test with 25 questions, practical observation, and monitoring. The program resulted significant improvements: 84% participants understood lobster cultivation stages, 80% performed technical practices independently, the survival rate reached 84%, and 86% of lobster grew beyond 4 inches within two months. Additionally, 84% participants mastered simple financial recording, and an OSS account was activated with a NIB under processing. The program strengthened productivity, legal compliance, and readiness for enterprise development.