Risdam Habibi Hasibuan
Pendidikan Sejarah, Universitas Samudra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMULIHAN PENDIDIKAN ANAK MELALUI SEKOLAH DARURAT DAN PENDAMPINGAN PSIKOSOSIAL PASCABENCANA PADA MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR BANDANG Imam Hadi Sutrisno; Hartutik Hartutik; Ardian Fahri; Risdam Habibi Hasibuan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39585

Abstract

Abstrak: Banjir bandang menyebabkan terganggunya pendidikan anak, kondisi psikososial, serta aktivitas sosial ekonomi masyarakat terdampak. Program pengabdian ini bertujuan memulihkan akses pendidikan anak, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, dan memperkuat kapasitas masyarakat pascabencana. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, workshop, dan pendampingan kepada anak usia sekolah dasar serta kelompok masyarakat. Kegiatan difokuskan pada penyelenggaraan sekolah darurat, pendampingan psikososial, edukasi kebencanaan, dan pemanfaatan limbah berbasis lingkungan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan peningkatan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi belajar anak, kondisi psikososial, literasi kebencanaan, serta keterampilan pengolahan limbah yang berdampak pada peningkatan nilai ekonomis masyarakat. Program ini efektif sebagai model pemulihan pascabencana berbasis pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.Abstract: Flash floods disrupted children's education, psychosocial conditions, and the socio-economic activities of affected communities. This community service program aimed to restore children’s access to education, improve disaster preparedness, and strengthen community capacity after the disaster. The method used was a participatory approach through socialization, training, workshops, and mentoring for elementary school children and community groups. The activities focused on implementing emergency schools, psychosocial assistance, disaster education, and environmentally based waste utilization. Evaluation was conducted through participation observation and assessment of participants’ skill improvement. The results showed improvements in children’s learning participation, psychosocial conditions, disaster literacy, and waste management skills, which contributed to increasing the community’s economic value. This program was effective as a post-disaster recovery model based on education and community empowerment.