Andries Lionardo
Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Peningkatan Kompetensi Bidan Melalui Pelatihan CTU (Contraceptive Technology Update) di Kota Palembang Siti Farida; Bachtari Alam Hidayat; Andries Lionardo
ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Penerbit Indocamp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63892/aletheia.3.2026.27-35

Abstract

Pelatihan Contraceptive Technology Update (CTU) merupakan instrumen kebijakan untuk meningkatkan kompetensi bidan dalam pelayanan keluarga berencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pelatihan CTU di Kota Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap 11 informan yang berasal dari instansi pemerintah terkait, fasilitas kesehatan, dan bidan peserta pelatihan. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan kerangka implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan CTU telah berjalan, namun belum optimal. Komunikasi kebijakan belum menjangkau seluruh bidan secara merata; sumber daya masih terbatas, terutama instruktur, sarana-prasarana, dan anggaran; disposisi pelaksana relatif mendukung tetapi belum ditopang sistem insentif dan pengawasan yang kuat; serta struktur birokrasi menunjukkan adanya tumpang tindih kewenangan dan koordinasi lintas instansi yang belum efektif. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya penguatan koordinasi antar-lembaga, peningkatan dukungan sumber daya, serta monitoring dan evaluasi pascapelatihan secara terintegrasi agar peningkatan kompetensi bidan dapat berkelanjutan dan berdampak pada kualitas layanan keluarga berencana.