Rosidawani Rosidawani
Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BRANDING EKOWISATA BERBASIS DIGITAL: PETA MONTASE DAN VISUALISASI DRONE SEBAGAI MEDIA PROMOSI Idarwati Idarwati; Harnani Harnani; Ugi Kurnia Gusti; Dwi Vina Febrim; Rosidawani Rosidawani; Sundus Ghaida Noor Azizah; Astrid Fadhilah; Luliana Luliana; Muhammad Addiansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38504

Abstract

Abstrak: Desa Tanjung Atap, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, memiliki potensi ekowisata berbasis alam dan budaya yang kaya, seperti kerajinan anyaman purun, kerajinan aluminium, kerupuk kemplang, dan wisata rawa. Namun, pemanfaatan potensi tersebut belum optimal akibat keterbatasan pemetaan spasial dan media promosi digital. Program pengabdian ini bertujuan mendukung branding desa melalui digitalisasi potensi ekowisata, dengan metode survei lapangan, wawancara masyarakat, pemotretan udara menggunakan drone, penyusunan video dan peta montase ekowisata, serta sosialisasi dan edukasi. Mitra utama adalah Pemerintah Desa Tanjung Atap dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dengan keterlibatan aktif masyarakat dan mahasiswa Universitas Sriwijaya. Target luaran berupa video promosi dan peta montase ekowisata. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner pra dan pasca kegiatan terhadap 27 peserta. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman empat aspek pengembangan ekowisata. Luaran program ini diharapkan memperkuat promosi dan branding desa, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendorong pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Tanjung Atap.Abstract: Tanjung Atap Village, Ogan Ilir Regency, South Sumatra, possesses rich natural and cultural ecotourism potential, including purun weaving, aluminum handicrafts, kemplang crackers, and swamp tourism. However, the utilization of these potentials has not been optimal due to limited spatial mapping and digital promotional media. This community service program aims to support village branding by digitalizing the village's ecotourism potential through field surveys, community interviews, drone-based aerial photography, the preparation of ecotourism montage videos and maps, and socialization and education activities. The main partners are the Tanjung Atap Village Government and the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), with active involvement from the community and students of Sriwijaya University. The targeted outputs are a promotional video and an ecotourism montage map. The program evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires involving 27 participants. The analysis results showed a significant increase in understanding of the four aspects of ecotourism development. The program outputs are expected to strengthen village promotion and branding, enhance community participation, and encourage sustainable ecotourism development in Tanjung Atap Village.