Andi Muhammad Fara Kessi
Universitas Wira Bhakti, Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi, Kompetensi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan: Studi pada Sektor Jasa Keuangan di Indonesia Andi Muhammad Fara Kessi; Imran Tajuddin
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2630

Abstract

Kinerja karyawan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan organisasi jasa keuangan yang menuntut efisiensi dan kualitas layanan tinggi. Meskipun banyak studi telah mengkaji determinan kinerja, temuan mengenai pengaruh motivasi dan disiplin kerja masih inkonsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dalam konteks organisasi jasa keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 150 karyawan pada unit operasional PT Pegadaian (Persero) melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F = 214,393; p < 0,001). Secara parsial, motivasi (β = 0,294; p = 0,022), kompetensi (β = 0,445; p = 0,001), dan disiplin kerja (β = 0,258; p = 0,003) berpengaruh positif dan signifikan, dengan kompetensi sebagai faktor dominan. Nilai R² = 0,647 menunjukkan bahwa model menjelaskan 64,7% variasi kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa dalam organisasi jasa keuangan, kompetensi lebih menentukan kinerja dibandingkan faktor motivasional dan disiplin. Studi ini berkontribusi dengan menjelaskan inkonsistensi temuan sebelumnya melalui pendekatan kontekstual. Implikasi praktis menekankan pentingnya penguatan kompetensi sebagai prioritas strategi peningkatan kinerja..
Konsentrasi Aktivitas Ekonomi Berbasis UMKM dan Ketimpangan Spasial di Kota Makassar: Implikasi bagi Perencanaan Tata Ruang Inklusif Imran Tajuddin; Andi Muhammad Fara Kessi; Muh. Haerdiansyah Syahnur
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 3 (2026): Periode Juli 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i3.3635

Abstract

Studies on urban MSMEs have generally focused on economic contribution, business performance, empowerment, and competitiveness, while research that positions MSMEs as an urban spatial phenomenon remains limited. This limitation has left the inter-district distribution of MSMEs, patterns of local economic concentration, and their relationship with accessibility and spatial planning directions insufficiently examined empirically. This study aims to analyze the spatial concentration of MSMEs in Makassar City and its relevance to more inclusive spatial planning. A descriptive quantitative-spatial approach was employed, with districts used as the unit of analysis. Data on the number of MSMEs by district in 2024 were analyzed through MSME distribution mapping, relative contribution calculation, the construction of an Economic Concentration Index using normalization and scoring, and descriptive-comparative assessment of regional accessibility, public facilities, demographic pressure, and land-use suitability based on RTRW/RDTR documents. The findings show that MSME concentration is not limited to the old city center but also strengthens in districts experiencing residential growth and emerging economic activities, particularly Tamalate, Biringkanaya, Manggala, and Rappocini. These findings indicate that MSME concentration can serve as a basis for developing local economic sub-centers, although it does not automatically reflect equitable economic access across districts.