Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang baru dalam meningkatkan sistem monitoring dan proteksi pada peralatan listrik industri, termasuk motor DC travelator yang rentan terhadap gangguan tegangan abnormal dan arus berlebih yang dapat menurunkan kinerja serta menyebabkan kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring dan proteksi motor DC travelator berbasis IoT yang mampu bekerja secara real-time dan memberikan respons otomatis terhadap kondisi abnormal. Metode yang digunakan adalah rancang bangun sistem dengan mengintegrasikan sensor tegangan dan arus, mikrokontroler Arduino Nano, modul NodeMCU ESP8266, serta aplikasi Telegram sebagai media komunikasi dan monitoring jarak jauh. Sistem dirancang untuk membaca parameter listrik secara kontinu, mengirimkan data secara real-time, serta mengaktifkan mekanisme proteksi melalui relay ketika terjadi gangguan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi yang baik dengan error pengukuran tegangan sebesar 0,13%–0,43%, arus sebesar 1,16%–4,44%, dan daya sebesar 1,48%–±9%, di mana error daya yang lebih tinggi dipengaruhi oleh akumulasi kesalahan pengukuran tegangan dan arus. Selain itu, sistem komunikasi berbasis IoT menunjukkan kinerja yang andal dengan tingkat keberhasilan pengiriman data mencapai 100% dan waktu delay berkisar antara 1 hingga 5 detik tergantung kualitas jaringan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan keandalan, keamanan, dan efisiensi operasional, serta memberikan kemudahan dalam monitoring dan proteksi motor DC travelator secara fleksibel dan real-time