Kharisma Shafrani
University Of Mysore

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Da'wah within Digital Creative Communities: An Analysis of Islamic Values Internalization in the Ruang Edit Community Serin Himatus Soraya; Muhammad Luthfi Maulana; Kharisma Shafrani; Ali Ridho
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v4i1.10971

Abstract

Teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk praktik dakwah Islam yang kini melampaui forum keagamaan formal. Komunitas kreatif digital menjadi wadah baru untuk membentuk nilai dan karakter generasi muda melalui interaksi sosial yang partisipatif dan kolaboratif. Penelitian ini memberikan tiga kontribusi utama: pertama, mengidentifikasi proses internalisasi dakwah pada komunitas digital non-keagamaan yang tetap mengusung nilai-nilai Islam; kedua, memetakan tahapan internalisasi dakwah (transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai) melalui aktivitas, interaksi, dan simbol khas komunitas Ruang Edit; ketiga, menawarkan perspektif baru terkait dakwah berbasis komunitas kreatif dan budaya digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan transformasi nilai terjadi melalui narasi personal, simbol kreatif, dan konten reflektif yang membingkai nilai-nilai keislaman secara kontekstual; transaksi nilai melalui interaksi sosial, aturan komunitas, serta partisipasi anggota dalam aktivitas kreatif dan dakwah dialogis; dan internalisasi nilai melalui penerapan nilai disiplin, amanah, empati, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kesadaran dan praktik sehari-hari anggota. Dengan demikian, komunitas kreatif digital seperti Ruang Edit menjadi arena internalisasi dakwah melalui praktik editing, kolaborasi, serta memperkaya kajian tentang dakwah berbasis komunitas dan budaya digital.   Digital technology has transformed how people communicate, including in the practice of Islamic da’wah, which now extends beyond formal religious forums. Digital creative communities have emerged as a new platform for shaping the values and character of the younger generation through participatory and collaborative social interactions. This study offers three main contributions: first, identifying the process of da’wah internalization within non-religious digital communities that continue to uphold Islamic values; second, mapping the stages of da’wah internalization (value transformation, value exchange, and value transinternalization) through the distinctive activities, interactions, and symbols of the Ruang Edit community; third, offering a new perspective on da’wah rooted in creative communities and digital culture. This study employs a qualitative approach and descriptive methods, with data collected through participant observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that value transformation occurs through personal narratives, creative symbols, and reflective content that contextualize Islamic values; value transactions through social interactions, community norms, and members’ participation in creative activities and dialogic da’wah; and value internalization through the application of values such as discipline, trustworthiness, empathy, sincerity, and social concern in members’ daily awareness and practices. Thus, digital creative communities such as Ruang Edit serve as a platform for internalizing da'wah through editing practices, collaboration, while also enriching research on community-based.