Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI INKLUSIF DALAM MERAWAT TRADISI LOKAL SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN MODERASI BERAGAMA (STUDI KASUS DI DESA YOSOMULYO, KECAMATAN GAMBIRAN) Agus Baihaqi; Agung Obianto; Afif Mahmudi
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 5 No. 1 (2026): The 5th International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian society has a very high level of plurality, both in terms of religion, ethnicity, and culture. This is actually an asset for development, but the threat of conflict is also very high. Religious moderation is an important prerequisite for achieving social harmony in a pluralistic society. Yosomulyo Village, Gambiran District, is known as a region where diverse religions and cultural backgrounds coexist relatively harmoniously. Residents build trust-based communication and consider religion a private matter. Meanwhile, togetherness as part of the community must be maintained as a form of preserving tradition. Residents recognize the plurality in their region and, through religious understanding, realize multiculturalism. This article aims to analyze the role of inclusive communication in preserving local traditions as a strategy to strengthen religious moderation in Yosomulyo Village. This research employed a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The results indicate that local traditions nurtured through inclusive communication serve as a medium for interfaith social dialogue, strengthening tolerance, and preventing the polarization of religious identities. These findings confirm that communication based on local wisdom plays a significant role in building contextual and sustainable religious moderation. Keywords: inclusive communication, local traditions, religious moderation, Yosomulyo Village.
Strategi Dakwah Humanis dalam Membina Akhlak Santri Madrasah Nurul Hidayah Tanjungsari Tulungagung Syaifullah Zuhri Abdur Rohim; Clara Sinta Pratiwi; Agung Obianto
JDARISCOMB: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jdariscomb.v6i1.3985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dakwah humanis yang diterapkan oleh Ustadz Imam Nahrawi dalam membina akhlak santri di Madrasah Nurul Hidayah Tanjungsari Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang digunakan bersifat lembut, dialogis, dan penuh keteladanan. Ustadz Imam menyampaikan pesan keagamaan melalui tutur kata yang halus, interaksi yang akrab, serta menjauhi gaya komunikasi otoritatif. Pendekatan ini membentuk kedekatan emosional antara da’i dan santri, serta menciptakan suasana pembinaan yang nyaman dan menyentuh sisi kemanusiaan santri. Strategi dakwah humanis efektif dalam menanamkan nilai-nilai akhlak secara alami dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan Islam.