Trinur Afika Mandar
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Behavioral intentions to stop consuming risky foods related to degenerative diseases among Indonesian university students: a descriptive study Sitti Nur Djannah; Lina Handayani; Intan Wahyuni Tukiyo; Trinur Afika Mandar
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 15, No 2: June 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v15i2.26997

Abstract

Food consumption habits nowadays are diverse, particularly the many choices of processed and quick food at low prices, which, including among students, are unhealthy and unsafe, with unbalanced nutritional levels that can cause a variety of degenerative diseases. This study aimed to describe students' intentions to stop consuming risky foods, grounded in the theory of planned behaviour (TPB). This study is a quantitative descriptive study conducted with second- and fourth-semester students in the public health study program. The sample was selected using accidental sampling, resulting in 87 students participating in the questionnaire. The data were analyzed descriptively and presented in tables and narratives. The study shows that fatty meat/offal, canned foods, pickled foods, and dried sweets are consumed frequently. The non-intentional group comprised processed cheese, frozen sweets and ice cream, quick noodles, and fried foods. Among 10 dangerous foods, fried foods, processed cheese, pickles, and frozen desserts are the least likely to be substituted. Most responders were unsure of the quitting time. Students did not plan to quit unhealthy foods. Students did not have a firm intention to stop consuming hazardous foods such as processed cheese, frozen sweets, instant noodles, and fried foods.
PERAN EDUKASI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG STUNTING: STUDI LITERATURE REVIEW Trinur Afika Mandar; Sitti Nur Djannah; Lina Handayani
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2025): J-KESMAS Volume 11 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v11i1.5981

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi yang harus diselesaikan, stunting terjadi akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang berdampak pada pertumbuhan fisik serta kognitif anak. Penurunan prevalensi kejadian stunting menjadi prioritas di Indonesia dengan target 14% pada tahun 2024. Remaja, khususnya remaja putri, memiliki peran penting sebagai calon ibu yang bertanggung jawab atas pemenuhan gizi anak di masa depan. Dengan memberikan pemahaman pengetahuan kepada remaja putri, maka akan berdampak jangka panjang terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau artikel yang membahas mengenai peran edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah literature review yang dipilih dari berbagai database berupa Pubmed, Google Scholar dan Semantic Scholar dengan rentang 2019-2024. Kata kunci yang digunakan adalah pengetahuan, remaja dan stunting. Setelah dilakukan evalusi, didapatkan 7 artikel yang relevan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang stunting pada remaja putri dipengaruhi oleh variasi penggunaan media dan pemberdayaan remaja. Sehingga, pemberian edukasi yang inovatif dan pemberdayaan remaja merupakan solusi dalam mencegahan stunting sejak dini untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.