Ika Kurnia Sofiani
Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FULL DAY SCHOOL VS. MODULAR EDUCATION SYSTEM: A COMPARATIVE STUDY OF INDONESIA AND THE UNITED KINGDOM Ika Kurnia Sofiani; Mardiana; Nurlidia Putri; Fitri Barokah
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.869

Abstract

The transformation of Indonesia's education system faces significant challenges in aligning with the demands of globalization, digitalization, and lifelong learning. These challenges have sparked debates regarding the effectiveness of the full-day school model and the modular education system. This study aims to comparatively analyze these two approaches within the context of primary and secondary education in Indonesia, referencing modular education practices in the United Kingdom as an international benchmark. The study employs a qualitative approach based on a literature review, utilizing thematic content analysis of 20 accredited scholarly sources selected through strict inclusion criteria, and analyzed with the assistance of NVivo software to ensure thematic accuracy.The findings indicate that the full-day school model excels in fostering discipline and consistent learning structures; however, it poses risks of cognitive fatigue and is less supportive of differentiated instruction. In contrast, the modular system offers flexibility, opportunities for personalized learning, and deeper conceptual understanding, yet requires adequate digital infrastructure and self-directed learning literacy, which are not evenly distributed.The study concludes that no single educational model is universally superior; instead, each holds contextual relevance. This research contributes theoretically by enriching the comparative education literature and practically by informing the design of more adaptive, inclusive, and responsive learning policies to meet the challenges of the 21st century, while also supporting efforts to achieve quality education as outlined in the Sustainable Development Goals (SDGs).
Peran Literasi Digital Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Septia Rini; Lisa Febriani; Naila Khanifah; Ika Kurnia Sofiani
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8715

Abstract

Literasi digital merupakan kemampuan seseorang dalam memahami, menggunakan, mengelola, serta memanfaatkan teknologi digital secara efektif dan bijaksana. Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat, literasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam dunia pendidikan karena dapat membantu peserta didik memperoleh informasi secara cepat, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperluas wawasan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran literasi digital dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai literasi digital dan hasil belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan hasil belajar karena peserta didik dapat mengakses materi pembelajaran secara lebih luas, memahami informasi dengan cepat, serta meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar. Namun, penggunaan teknologi digital juga memerlukan pengwasan agar peserta didik tidak terpengaruh oleh dampak negatif seperti penyebaran informasi yang tidak benar, kecanduan media sosial, dan kurangnya fokus belajar. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan peserta didik agar pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung peningkatan hasil belajar secara optimal.
Moderasi Beragama dalam Perspektif Tafsir Quraish Shihab dan Implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam Ageng Malisi; Nikco Ariyanto; Raffi Anugrah; Ika Kurnia Sofiani
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 2 (2026): JUNI-NOVEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/de4z2x77

Abstract

This study aims to analyze the concept of religious moderation in Tafsir Al-Mishbah by M. Quraish Shihab and its implementation in Islamic Religious Education. The study uses a qualitative approach with the type of library research. The primary data source of the study is Tafsir Al-Mishbah by M. Quraish Shihab, while secondary data sources include books, journals, and relevant previous research. The data collection technique is carried out through documentation studies, while data analysis uses content analysis methods. The results of the study indicate that religious moderation according to M. Quraish Shihab is based on the concept of wasathiyah which emphasizes an attitude of balance, justice, tolerance, deliberation, respect for diversity, and rejection of extreme attitudes in religion. These values have strong relevance to Islamic Religious Education and can be implemented through integration in learning objectives, development of teaching materials, teacher role models, the use of discussion and deliberation methods, and strengthening the moderate character of students. Thus, M. Quraish Shihab's thoughts can be the basis for developing moderate, inclusive Islamic Religious Education, and oriented towards the formation of the character of students who are able to live harmoniously in a pluralistic society.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Pergaulan Remaja Sazliana Sazliana; Rizqotussofia Rizqotussofia; Murni Sukmawati; Ika Kurnia Sofiani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan pola interaksi sosial telah menghadirkan berbagai tantangan dalam pergaulan remaja. Pengaruh media sosial, pergaulan bebas, menurunnya etika, serta lemahnya kontrol diri menjadi permasalahan yang dapat memengaruhi pembentukan karakter remaja. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membimbing remaja agar mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut melalui penanaman nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk akhlak dan karakter remaja, mengidentifikasi tantangan pergaulan yang dihadapi remaja saat ini, serta mengkaji penerapan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam mencegah perilaku pergaulan negatif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan teknik analisis deskriptif. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, buku-buku Pendidikan Agama Islam, artikel ilmiah, serta berbagai kajian akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk karakter religius melalui penguatan akidah, pembiasaan ibadah, penanaman akhlak mulia, serta pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab. Selain itu, penerapan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dapat membantu remaja mengendalikan diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta menghindari berbagai perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi tantangan pergaulan di era modern secara bijaksana dan bertanggung jawab