Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Keterampilan Komunikasi Tenaga Kependidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Palopo Sunmi; Firmansyah
Journal of Teaching dan Learning Research Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Teaching dan Learning Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jtlr.v8i1.8847

Abstract

Skripsi ini membahas pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap keterampilan komunikasi tenaga kependidikan di SMKN 2 Palopo. Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Kepemimpinan kepala sekolah di SMKN 2 Palopo; (2) Keterampilan komunikasi tenaga kependidikan di SMKN 2 Palopo; serta (3) Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap keterampilan komunikasi tenaga kependidikan di SMKN 2 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 12 orang tenaga kependidikan, dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dokumentasi, kemudian data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepemimpinan kepala sekolah berada pada kategori cukup baik dengan nilai indeks persentase sebesar 78.04%; (2) Keterampilan komunikasi tenaga kependidikan berada pada kategori cukup baik dengan nilai indeks persentase sebesar 78.5%; (3) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap keterampilan komunikasi tenaga kependidikan sebesar 0.621 atau sebesar 62.1%, sedangkan sisanya sebesar 39.9% dipengaruhi faktor lainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap keterampilan komunikasi tenaga kependidikan di SMKN 2 Palopo.
PENGARUH MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 2 LUWU UTARA Fitri; Firman Patawri; Firmansyah
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen sarana dan prasarana terhadap peningkatan kualitas layanan pembelajaran di SMA Negeri 2 Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa sebanyak 65 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 53,85 (89,79%), sedangkan kualitas layanan pembelajaran berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 43,88 (91,34%). Hasil analisis regresi menunjukkan persamaan Y = 6,250 + 0,699X dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,651 menunjukkan bahwa 65,1% kualitas layanan pembelajaran dipengaruhi oleh manajemen sarana dan prasarana. Dengan demikian, semakin baik manajemen sarana dan prasarana, maka semakin tinggi kualitas layanan pembelajaran yang dihasilkan.
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DALAM MENCIPTAKAN LULUSAN SIAP KERJA DI SMK NEGERI 10 LUWU Elpy; Alimuddin; Firmansyah
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2416

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Internal Quality Assurance System (SPMI) in producing work-ready graduates at SMK Negeri 10 Luwu and identify the obstacles encountered in its implementation. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. The research subjects included the principal, teachers, and students. The results indicate that the implementation of SPMI at SMK Negeri 10 Luwu has been systematically implemented through the PPEPP cycle (Mapping, Implementation, Evaluation, Control, and Standard Setting). Quality mapping is conducted periodically to identify achievements and needs for quality improvement. Program implementation is carried out through improving the quality of learning and collaborating with industry. Evaluations are conducted routinely to assess standard achievement, followed by control measures for improvement, and the establishment of new standards as a form of continuous quality improvement. This implementation contributes to graduates' work-readiness, characterized by competency in expertise, technical skills, practical abilities, and soft skills. However, obstacles encountered include limited infrastructure and uneven absorption of graduates into the workforce.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI DI SMP NEGERI 8 PALOPO Wahida; Dodi Ilham; Firmansyah; Firman Patawari; Sarmila
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta langkah-langkah implementasi manajemen mutu terpadu (Total Quality Management/TQM) dalam pelayanan administrasi di SMP Negeri 8 Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TQM telah berjalan dengan baik melalui pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna, penerapan SOP yang jelas, serta keterlibatan aktif seluruh stakeholder. Proses implementasi dilakukan melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Secara keseluruhan, pelayanan administrasi di sekolah ini dinilai efektif, terstruktur, dan mampu meningkatkan kepuasan pengguna layanan.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI SMA NEGERI 9 LUWU Novayanti; Firmansyah; Sarmila
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol 2. No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i2.2418

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam sistem pendidikan yang tidak hanya menekankan pada penguasaan akademik, tetapi juga pembentukan sikap dan perilaku peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan karakter siswa di SMA Negeri 9 Luwu serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Namun, terdapat beberapa kendala seperti pengaruh lingkungan luar, perbedaan latar belakang keluarga, kurangnya konsistensi siswa, serta keterbatasan sarana.