Mei Lutfi Rizqiana
Institut Studi Islam Muhammadiyah Pacitan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) TERHADAP KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TK BINA TAMA Mei Lutfi Rizqiana; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6858

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian. Namun, kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak masih sering menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga membatasi kesempatan anak untuk bereksplorasi, berkreasi, dan belajar secara mandiri. Kondisi ini menyebabkan anak kurang mendapatkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PjBL dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian anak kelompok B di TK Bina Tama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kreativitas anak yang terlihat dari munculnya ide yang beragam, keberanian bereksperimen, serta variasi hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, PjBL juga meningkatkan kemandirian anak dalam memilih alat dan bahan, menyelesaikan tugas secara mandiri, serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan proyek memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak usia dini.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) TERHADAP KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TK BINA TAMA Mei Lutfi Rizqiana; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6858

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian. Namun, kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak masih sering menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga membatasi kesempatan anak untuk bereksplorasi, berkreasi, dan belajar secara mandiri. Kondisi ini menyebabkan anak kurang mendapatkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PjBL dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian anak kelompok B di TK Bina Tama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kreativitas anak yang terlihat dari munculnya ide yang beragam, keberanian bereksperimen, serta variasi hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, PjBL juga meningkatkan kemandirian anak dalam memilih alat dan bahan, menyelesaikan tugas secara mandiri, serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan proyek memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak usia dini.