Endah Wahyu Sugiharti
Institut Studi Islam Muhammadiyah Pacitan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) TERHADAP KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TK BINA TAMA Mei Lutfi Rizqiana; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6858

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian. Namun, kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak masih sering menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga membatasi kesempatan anak untuk bereksplorasi, berkreasi, dan belajar secara mandiri. Kondisi ini menyebabkan anak kurang mendapatkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PjBL dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian anak kelompok B di TK Bina Tama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kreativitas anak yang terlihat dari munculnya ide yang beragam, keberanian bereksperimen, serta variasi hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, PjBL juga meningkatkan kemandirian anak dalam memilih alat dan bahan, menyelesaikan tugas secara mandiri, serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan proyek memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak usia dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN DILUAR KELAS TERHADAP SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KB BINA LESTARI DUSUN SRITEN Endang Rusmiati; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran di luar kelas (outdoor learning ) terhadap perkembangan sosial emosional Anak Usia Dini di KB Bina Lestari Dusun Sriten. Stimulasi yang tepat sangat krusial bagi perkembangan holistik anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Fokus penelitian meliputi inovasi kegiatan seperti pengamatan warna pelangi di alam dan pengecekan fenomena alam siang hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di luar kelas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan sosial dan regulasi emosi anak. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan teman sebaya, anak-anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan bekerja sama, berbagi, rasa percaya diri, serta kemandirian. Selain itu, metode ini terbukti efektif mengatasi kejenuhan anak terhadap aktivitas akademik di dalam kelas. Meskipun terdapat kendala seperti cuaca dan kontrol fokus anak, secara keseluruhan kegiatan ini berhasil mencapai tujuan pengembangan sosial emosional. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar pembelajaran di luar kelas dijadikan program prioritas dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan aspek lainnya secara komprehensif.
DAMPAK SCREEN TIME PADA ANAK USIA 3 TAHUN TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL DI KB HAJAR ASWAD PACITAN Nining Pudjiastuti; Endah Wahyu Sugiharti
Al Hanin Vol. 6 No. 1 (2026): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/qt2d6p38

Abstract

This study aims to analyze the impact of screen time on the social-emotional development of a 3-year-old child at KB Hajar Aswad Pacitan through a case study of a student identified as (R). The research employs a qualitative method with data collection techniques including observation, interviews with teachers and parents, and documentation. The findings indicate that excessive screen time affects social interaction skills, emotional regulation, and responsiveness to the surrounding environment. The subject shows a high interest in digital devices but experiences difficulties in two-way communication, is less responsive to peers, and displays unstable emotions when activities are disrupted. This suggests a relationship between the intensity of screen use and obstacles in early childhood social-emotional development. This study aims to provide an in-depth understanding of the effects of screen time and serve as a reference for parents and educators in managing digital media use wisely to support the optimal development of children’s social-emotional skills.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PjBL) TERHADAP KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TK BINA TAMA Mei Lutfi Rizqiana; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6858

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian. Namun, kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak masih sering menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga membatasi kesempatan anak untuk bereksplorasi, berkreasi, dan belajar secara mandiri. Kondisi ini menyebabkan anak kurang mendapatkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang lebih inovatif, salah satunya Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PjBL dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian anak kelompok B di TK Bina Tama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kreativitas anak yang terlihat dari munculnya ide yang beragam, keberanian bereksperimen, serta variasi hasil karya yang dihasilkan. Selain itu, PjBL juga meningkatkan kemandirian anak dalam memilih alat dan bahan, menyelesaikan tugas secara mandiri, serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan proyek memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak usia dini.
PENGARUH PEMBELAJARAN DILUAR KELAS TERHADAP SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI KB BINA LESTARI DUSUN SRITEN Endang Rusmiati; Endah Wahyu Sugiharti
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran di luar kelas (outdoor learning ) terhadap perkembangan sosial emosional Anak Usia Dini di KB Bina Lestari Dusun Sriten. Stimulasi yang tepat sangat krusial bagi perkembangan holistik anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Fokus penelitian meliputi inovasi kegiatan seperti pengamatan warna pelangi di alam dan pengecekan fenomena alam siang hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di luar kelas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan sosial dan regulasi emosi anak. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan teman sebaya, anak-anak menunjukkan peningkatan dalam kemampuan bekerja sama, berbagi, rasa percaya diri, serta kemandirian. Selain itu, metode ini terbukti efektif mengatasi kejenuhan anak terhadap aktivitas akademik di dalam kelas. Meskipun terdapat kendala seperti cuaca dan kontrol fokus anak, secara keseluruhan kegiatan ini berhasil mencapai tujuan pengembangan sosial emosional. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar pembelajaran di luar kelas dijadikan program prioritas dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan aspek lainnya secara komprehensif.