Dewi Aminah Hasibuan
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Curriculum Alignment pada Pembelajaran Matematika Berbasis Kurikulum Merdeka di SMA Dewi Aminah Hasibuan; Roma Suganda Batu Bara; Muhammad Syafey Siregar; Mariam Nasution
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis curriculum alignment pada pembelajaran matematika berbasis Kurikulum Merdeka di salah satu SMA Negeri di Sumatera Utara, khususnya pada materi aljabar kelas X. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua guru matematika, dan siswa kelas X berjumlah 30 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi curriculum alignment telah terlihat pada penyusunan modul ajar, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), proses pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, serta asesmen yang mengacu pada Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Guru telah menerapkan pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, serta penggunaan media seperti proyektor dan LKS untuk mendukung pembelajaran aktif. Namun, implementasi pembelajaran diferensiatif dan asesmen berbasis HOTS masih menghadapi kendala, terutama terkait perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, curriculum alignment pada pembelajaran matematika berbasis Kurikulum Merdeka telah berjalan cukup baik dan mendukung pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan kolaboratif.