Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis curriculum alignment pada pembelajaran matematika berbasis Kurikulum Merdeka di salah satu SMA Negeri di Sumatera Utara, khususnya pada materi aljabar kelas X. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua guru matematika, dan siswa kelas X berjumlah 30 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi curriculum alignment telah terlihat pada penyusunan modul ajar, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), proses pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, serta asesmen yang mengacu pada Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Guru telah menerapkan pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, serta penggunaan media seperti proyektor dan LKS untuk mendukung pembelajaran aktif. Namun, implementasi pembelajaran diferensiatif dan asesmen berbasis HOTS masih menghadapi kendala, terutama terkait perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, curriculum alignment pada pembelajaran matematika berbasis Kurikulum Merdeka telah berjalan cukup baik dan mendukung pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan kolaboratif.
Copyrights © 2026