Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengevaluasi tingkat kesesuaian pengungkapan laporan keberlanjutan Yayasan Bina Swadaya periode 2020–2024 berdasarkan Global Reporting Initiative guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelaporan keberlanjutan organisasi. Pelaporan keberlanjutan merupakan instrumen penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas organisasi kepada para pemangku kepentingan, namun kajian pada sektor nirlaba di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengungkapan laporan keberlanjutan pada Yayasan Bina Swadaya sebagai objek penelitian, dengan sampel berupa laporan keberlanjutan periode 2020–2024 yang dipublikasikan oleh organisasi tersebut di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan wawancara sebagai triangulasi data. Instrumen penelitian berupa indeks pengungkapan berdasarkan Standar Global Reporting Initiative 2021, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian dan kualitas pengungkapan pada dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi sosial menjadi aspek paling dominan, sementara tingkat pengungkapan masih bervariasi antar periode dan belum sepenuhnya sistematis, terutama setelah transisi standar pelaporan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapasitas organisasi, perubahan standar, dan ketersediaan data memengaruhi kualitas pelaporan. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya penguatan sistem pelaporan yang lebih terstruktur, berbasis data kuantitatif, dan selaras dengan standar untuk meningkatkan kredibilitas laporan keberlanjutan pada organisasi nirlaba. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas objek pada organisasi nirlaba lain atau menggunakan periode yang lebih panjang.