Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pijat Counter Pressure Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Ibu Bersalin Di UPTD Puskesmas Lengkong Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 Yuni Asmi; Dina Mariana Br Maha
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1306

Abstract

Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang umum dialami ibu, terutama pada kala I fase aktif akibat kontraksi uterus dan dilatasi serviks. Apabila tidak ditangani dengan baik, nyeri dapat berdampak negatif bagi ibu dan janin, seperti stres, gangguan sirkulasi, hingga memperlama proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat counter pressure terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Desain penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest- posttest design, di mana pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pijat counter pressure. Analisis data menggunakan uji marginal homogeneity menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan tingkat nyeri sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil ini membuktikan bahwa pijat counter pressure efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Kesimpulannya, pijat counter pressure dapat dijadikan intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan bidan, sekaligus penting untuk diedukasikan kepada pasien dan keluarga sebagai upaya manajemen nyeri persalinan.
Komunikasi Antar Dokter, Perawat, Pasien Dan Kelluarga Dalam Meningkatkan Patient Centered Care ( PCC) di Klinik KMC Yuni Asmi
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1347

Abstract

Pelayanan kesehatan berbasis Patient Centered Care (PCC) merupakan pendekatan pelayanan yang menempatkan pasien sebagai pusat pelayanan kesehatan. Implementasi PCC membutuhkan komunikasi efektif antara dokter, perawat, pasien, dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi antar tenaga kesehatan dalam meningkatkan PCC di Klinik KMC. Permasalahan utama yang ditemukan adalah menurunnya kunjungan pasien akibat persepsi tarif pelayanan yang mahal serta pandangan masyarakat bahwa pasien datang ke Klinik KMC setelah menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan lain namun belum sembuh. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi efektif dokter dan perawat berpengaruh terhadap kepuasan pasien serta implementasi PCC. Keterlibatan keluarga, komunikasi empatik, transparansi informasi, dan edukasi pasien menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan pasien terhadap pelayanan klinik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan komunikasi kesehatan, kontribusi praktis dalam peningkatan mutu pelayanan Klinik KMC, serta kontribusi kebijakan berupa rekomendasi penyusunan standar komunikasi pelayanan berbasis PCC.