Pelayanan kesehatan berbasis Patient Centered Care (PCC) merupakan pendekatan pelayanan yang menempatkan pasien sebagai pusat pelayanan kesehatan. Implementasi PCC membutuhkan komunikasi efektif antara dokter, perawat, pasien, dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi antar tenaga kesehatan dalam meningkatkan PCC di Klinik KMC. Permasalahan utama yang ditemukan adalah menurunnya kunjungan pasien akibat persepsi tarif pelayanan yang mahal serta pandangan masyarakat bahwa pasien datang ke Klinik KMC setelah menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan lain namun belum sembuh. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi efektif dokter dan perawat berpengaruh terhadap kepuasan pasien serta implementasi PCC. Keterlibatan keluarga, komunikasi empatik, transparansi informasi, dan edukasi pasien menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan pasien terhadap pelayanan klinik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan komunikasi kesehatan, kontribusi praktis dalam peningkatan mutu pelayanan Klinik KMC, serta kontribusi kebijakan berupa rekomendasi penyusunan standar komunikasi pelayanan berbasis PCC.
Copyrights © 2026