p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abdimas Singkerru
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Teknologi melalui Edukasi Coding dan Kecerdasan Buatan pada Ekstrakurikuler Pandu Digital SMAN 1 Palopo Muh Fitra Nur Asri; Fajar Ramadhan; Muh Syafri Zainuddin; Ilham Sentosa; Misdayanti; Widsri Lai Lai Palamba
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.306

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut siswa sekolah menengah untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pemaham konsep di balik teknologi seperti coding dan Kecerdasan Buatan (AI). Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh perlunya peningkatan literasi digital tingkat lanjut bagi siswa SMAN 1 Palopo, khususnya anggota ekstrakurikuler Pandu Digital, guna menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pemahaman mendasar mengenai logika pemrograman dan etika penggunaan AI. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan workshop yang terdiri dari pemaparan materi, demonstrasi aplikasi, dan praktik langsung (hands-on). Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari 30 peserta anggota Pandu Digital. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% mengenai konsep dasar algoritma dan cara kerja Generative AI. Manfaat yang diperoleh peserta adalah kemampuan dasar dalam membuat script sederhana dan teknik prompt engineering yang efektif. Kesimpulannya, pengenalan dini terhadap logika coding dan AI di lingkungan sekolah efektif dalam membentuk pola pikir komputasional (computational thinking) siswa yang kritis dan inovatif.
Edukasi Pengelolaan Sampah dan Aksi Bersih Pantai sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Lingkungan di Objek Wisata Pantai Lemo, Luwu Timur Ariani Amri; Ahmad Ashari; Nabila Febriyanti; Miftahul Hairia; Fajar Ramadhan
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.343

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan pesisir menjadi isu penting yang berdampak pada kualitas lingkungan, keberlanjutan ekosistem laut, serta daya tarik destinasi wisata. Kondisi ini juga terjadi di kawasan objek wisata Pantai Lemo, Kabupaten Luwu Timur, yang masih menghadapi permasalahan akumulasi sampah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dan pengunjung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui edukasi dan aksi nyata di lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu edukasi kepedulian lingkungan pesisir, sosialisasi dan demonstrasi pengelolaan sampah, serta aksi partisipatif pembersihan pantai.Kegiatan melibatkan mahasiswa Teknik Elektronika sebagai peserta utama, serta masyarakat setempat, aparat desa, dan relawan sebagai mitra pendukung. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dalam pelaksanaan aksi lapangan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam memilah dan mengelola sampah secara tepat. Aksi bersih pantai yang dilakukan secara bersama-sama menghasilkan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, serta memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya kesadaran dan kepedulian peserta serta masyarakat terhadap kebersihan kawasan pantai. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan edukasi dan aksi partisipatif efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan pesisir. Model kegiatan ini menjadi pendekatan baru yang menekankan pentingnya keterlibatan langsung masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan.