p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abdimas Singkerru
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pengelolaan Sampah dan Aksi Bersih Pantai sebagai Upaya Meningkatkan Kepedulian Lingkungan di Objek Wisata Pantai Lemo, Luwu Timur Ariani Amri; Ahmad Ashari; Nabila Febriyanti; Miftahul Hairia; Fajar Ramadhan
Abdimas Singkerru Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v5i2.343

Abstract

Permasalahan sampah di kawasan pesisir menjadi isu penting yang berdampak pada kualitas lingkungan, keberlanjutan ekosistem laut, serta daya tarik destinasi wisata. Kondisi ini juga terjadi di kawasan objek wisata Pantai Lemo, Kabupaten Luwu Timur, yang masih menghadapi permasalahan akumulasi sampah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dan pengunjung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah melalui edukasi dan aksi nyata di lapangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu edukasi kepedulian lingkungan pesisir, sosialisasi dan demonstrasi pengelolaan sampah, serta aksi partisipatif pembersihan pantai.Kegiatan melibatkan mahasiswa Teknik Elektronika sebagai peserta utama, serta masyarakat setempat, aparat desa, dan relawan sebagai mitra pendukung. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dalam pelaksanaan aksi lapangan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi memberikan keterampilan praktis kepada peserta dalam memilah dan mengelola sampah secara tepat. Aksi bersih pantai yang dilakukan secara bersama-sama menghasilkan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, serta memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya kesadaran dan kepedulian peserta serta masyarakat terhadap kebersihan kawasan pantai. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan edukasi dan aksi partisipatif efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan pesisir. Model kegiatan ini menjadi pendekatan baru yang menekankan pentingnya keterlibatan langsung masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Pendampingan Servis Otomotif dalam Peningkatan Kompetensi bagi Karyawan Magang di Bengkel Dewi Motor Taufik; Siti Khaeratul Mukarramah; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa; Yusuf Supardi
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.347

Abstract

Kegiatan perawatan dan perbaikan kendaraan di bengkel otomotif memerlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis yang memadai, khususnya dalam menangani berbagai sistem kendaraan yang semakin kompleks. Karyawan magang sebagai bagian dari tenaga kerja pendukung masih memiliki keterbatasan dalam pengalaman dan keterampilan teknis, sehingga diperlukan pendampingan yang terarah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan servis otomotif di Bengkel Dewi Motor yang bergerak di bidang jasa perawatan dan perbaikan kendaraan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan praktik langsung di lingkungan kerja dengan sistem pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu pendampingan perawatan dan perbaikan komponen mesin, pendampingan servis sistem kopling dan pengereman, serta pendampingan perawatan sistem penunjang dan servis berkala kendaraan. Peserta kegiatan merupakan karyawan magang yang terlibat langsung dalam aktivitas bengkel dan dibimbing secara bertahap melalui demonstrasi dan praktik mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam melakukan penggantian piston ring, penggantian sil klep, pembersihan cylinder head, serta perakitan komponen mesin pada aspek perawatan dan perbaikan engine. Pada aspek sistem kopling dan pengereman, peserta mampu melakukan penggantian kampas kopling dan komponen rem dengan prosedur yang benar. Pada aspek perawatan sistem penunjang, peserta mampu melakukan penggantian oli mesin serta perbaikan sistem bahan bakar seperti pemblendingan pipa nossel. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan ketelitian kerja, kemandirian, serta pemahaman terhadap keterkaitan antar sistem kendaraan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung di lingkungan bengkel mampu meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapan kerja karyawan magang secara efektif. Integrasi berbagai aspek servis otomotif dalam kegiatan pendampingan menjadi pendekatan penting dalam membentuk keterampilan kerja yang komprehensif dan aplikatif.