Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Strategic Human Resource Management (SHRM) dan pengaruhnya terhadap kinerja pelayanan pada Klinik Mata Ophta. Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan mata yang bersifat padat karya dan padat keahlian, kinerja pelayanan klinik sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan sumber daya manusianya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Implementasi SHRM diukur melalui dua dimensi, yaitu praktik SDM strategik (X1) dan keselarasan strategik SDM (X2), sedangkan kinerja pelayanan (Y) diukur menggunakan adaptasi dimensi SERVQUAL. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima tingkat terhadap seluruh tenaga klinik sebagai responden dengan teknik sensus, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik SDM strategik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pelayanan (β = 0,461; p < 0,05), demikian pula keselarasan strategik SDM (β = 0,372; p < 0,05). Secara simultan kedua dimensi tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pelayanan (F = 39,68; p < 0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,694, yang berarti 69,4% variasi kinerja pelayanan dapat dijelaskan oleh implementasi SHRM. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan kinerja pelayanan klinik mata sangat dipengaruhi oleh penerapan praktik SDM yang sistematis serta keselarasan antara strategi SDM dengan strategi organisasi. Penelitian merekomendasikan agar Klinik Mata Ophta memperkuat sistem rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, dan penyelarasan kebijakan SDM dengan sasaran mutu pelayanan