Pengelolaan limbah medis di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura Provinsi Papua telah berjalan sejak beroperasinya rumah sakit. Hasil observasi pelaksanaan pengelolaan limbah medis padat masih jauh dari standar karena limbah padat medis masih di musnahkan pada lahan terbuka dengan cara dibakar. Metode pemusnahan seperti ini tentu saja berisiko mencemari lingkungan dan resiko terhadap petugas pengelola limbah padat medis. Tujuan penelitian adalah evaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus (case study), jumlah informan sebanyak 15 orang terdiri dari internal rumah sakit sebanyak 12 orang, eksternal dari Dinas Lingkungan Hidup 1 orang dan 2 orang pasien dan masyarakat secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan wawancara semi terstruktur. Data dianalisis secara interaktif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di RSUD Yowari pada evaluasi aspek input RSUD Yowari memiliki standar operasional prosedur namun terbatasnya petugas, sarana dan prasarana disebabkan minimnya anggaran yang berdampak pada belum tersedianya fasilitas pengolahan limbah yang memadai serta kerja sama dengan pihak ketiga. Evaluasi proses telah dilaksanakan melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan pelaporan. namun implementasinya, seperti pemilahan limbah yang belum konsisten di unit pelayanan, keterbatasan fasilitas tempat penampungan limbah, serta kurangnya pemahaman petugas dan belum optimal pengawasan dan pelaporan karena sumber daya yang dimiliki rumah sakit.