Betesda Sinaga
Institut Injil Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eskalasi Kompetensi Generasi Gereja di Tengah Tantangan Globalisasi Romelus Blegur; Erikson SM; Betesda Sinaga
Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual Vol 5 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/mak.v5i1.496

Abstract

Globalisasi merupakan tantangan bagi generasi gereja, karena itu mesti dihadapi dengan kepribadian yang tangguh. Gereja perlu memahami bahwa, globalisasi merupakan ancaman yang nyata diberbagai segi hidup manusia termasuk generasi gereja. Hal ini mendesak gereja untuk berperan dalam menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi diri yang baik agar teguh di tengah arus globalisasi. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki tantangan globalisasi, serta menawarkan solusi bagi gereja untuk menyiapkan generasinya tangguh yang berkompetensi diri yang baik untuk menghadapinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tantangan globalisasi dapat diatasi melalui kesiapan diri generasi gereja dengan penekanan pada beberapa aspek ketangguhan, yaitu ketangguhan spiritual, emosional, karakter, dan intelektual yang berpusat pada kebenaran Allah.
Pendampingan Pasca Perceraian: Interpretasi 1 Korintus 7:10-11 Bagi Tenaga Kerja Wanita Indonesia di Hong Kong Betesda Sinaga
Missio Ecclesiae Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Institut Injil Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52157/me.v15i1.513

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya pendampingan pasca perceraian bagi para wanita yang bekerja sebagai pekerja imigran di Hong Kong. Pendampingan sangat perlu bagi keluarga-keluarga yang sudah mengalami perceraian. Dalam penelitian ini penulis mengkaji pendampingan sebagai cara untuk memberi pendidikan terhadap keluarga-keluarga Kristen pasca perceraian. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dalam unsur kualitatif dugunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperlukan akan dilanjutkan menganalisis data untuk menarik kesimpulan dalam study ini. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa perceraian mendatangkan dampak negatif terhadap mental, psikologis dan rohani para wanita yang mengalami perceraian. Dalam pengamatan penulis perlu beberapa pendampingan yang perlu dilakukan. Pendampingan-pendampingan itu antara lain: secara hukum, psikologi dan rohani. Melalui proses pendampingan tersebut diharapkan para wanita yang mengalami perceraian menemukan cara yang tepat untuk menyelesaikan persoalan-persoalannya pasca perceraian.