Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Intervensi Kombinasi Menghardik dan Activity Daily Living (ADL) dalam Meningkatkan Kontrol Halusinasi Pendengaran pada Pasien dengan Halusinasi Tria Atika Juliani; Luri Mekeama
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.228

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan gejala yang sering dialami pasien skizofrenia dan dapat mengganggu kemampuan individu dalam mengontrol perilaku, berinteraksi sosial, serta melakukan aktivitas sehari-hari. Terapi menghardik dan Activity of Daily Living (ADL) merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu pasien mengontrol halusinasi. Penelitian ini bertujuan menerapkan kombinasi terapi menghardik dan Activity of Daily Living (ADL) untuk meningkatkan kontrol halusinasi pendengaran pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuan Baru. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien. Intervensi dilakukan dari tanggal 18 – 21 Mei 2026 melalui latihan mengenali halusinasi, teknik menghardik, aktivitas harian terstruktur, dan pelibatan keluarga. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Setelah intervensi, kedua pasien mampu mengenali isi, waktu, dan situasi munculnya halusinasi serta menerapkan teknik menghardik secara mandiri. Terjadi penurunan tanda dan gejala halusinasi yang ditunjukkan oleh skor observasi pada Tn. I yang menurun dari 7 menjadi 0 dan pada Tn. A dari 4 menjadi 0. Kemampuan kontrol halusinasi meningkat, ditandai dengan peningkatan skor kemampuan dari 7 menjadi 9 pada Tn. I dan dari 8 menjadi 10 pada Tn. A. Keterlibatan dalam aktivitas sehari-hari, interaksi sosial, dan kepercayaan diri pasien juga meningkat. Kombinasi terapi menghardik dan Activity of Daily Living (ADL) efektif meningkatkan kontrol halusinasi pendengaran dan dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam mendukung proses pemulihan pasien.
Intervensi Roleplay Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Gizi Seimbang Bagi Suku Anak Dalam Tria Atika Juliani; Yesicca Magdalena Turnip; Agave Sidabutar; Yosi Oktarina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7398

Abstract

Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Koto Rayo masih memiliki pengetahuan rendah mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik dasar PHBS dan gizi seimbang pada anak‐anak SAD. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan sederhana di lokasi tempat tinggal SAD, demonstrasi sikat gigi dan cuci tangan, permainan kolase makanan bergizi, serta pelatihan mengolah ubi menjadi bolu sebagai variasi pangan lokal. Evaluasi dilakukan melalui observasi respons peserta dan kemampuan mendemonstrasikan ulang. Hasil menunjukkan anak mampu menirukan teknik kebersihan, mengenali makanan sehat, dan lebih antusias mencoba olahan pangan bergizi. Masyarakat SAD juga merespons positif karena ini merupakan edukasi kesehatan pertama yang mereka terima. Edukasi melalui demonstrasi dan permainan efektif meningkatkan pemahaman awal PHBS dan gizi seimbang pada masyarakat SAD serta dapat dilanjutkan pada intervensi berikutnya.