Halusinasi pendengaran merupakan gejala yang sering dialami pasien skizofrenia dan dapat mengganggu kemampuan individu dalam mengontrol perilaku, berinteraksi sosial, serta melakukan aktivitas sehari-hari. Terapi menghardik dan Activity of Daily Living (ADL) merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat membantu pasien mengontrol halusinasi. Penelitian ini bertujuan menerapkan kombinasi terapi menghardik dan Activity of Daily Living (ADL) untuk meningkatkan kontrol halusinasi pendengaran pada pasien dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuan Baru. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien. Intervensi dilakukan dari tanggal 18 – 21 Mei 2026 melalui latihan mengenali halusinasi, teknik menghardik, aktivitas harian terstruktur, dan pelibatan keluarga. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Setelah intervensi, kedua pasien mampu mengenali isi, waktu, dan situasi munculnya halusinasi serta menerapkan teknik menghardik secara mandiri. Terjadi penurunan tanda dan gejala halusinasi yang ditunjukkan oleh skor observasi pada Tn. I yang menurun dari 7 menjadi 0 dan pada Tn. A dari 4 menjadi 0. Kemampuan kontrol halusinasi meningkat, ditandai dengan peningkatan skor kemampuan dari 7 menjadi 9 pada Tn. I dan dari 8 menjadi 10 pada Tn. A. Keterlibatan dalam aktivitas sehari-hari, interaksi sosial, dan kepercayaan diri pasien juga meningkat. Kombinasi terapi menghardik dan Activity of Daily Living (ADL) efektif meningkatkan kontrol halusinasi pendengaran dan dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam mendukung proses pemulihan pasien.