Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan : Studi Pada PT Sarana Mitra Persada Tasikmalaya Salman Alparizi; Adi Muhammad Nur Ihsan
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1548

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penurunan kualitas disiplin kerja dan ketidaksesuaian pemberian kompensasi pada PT Sarana Mitra Persada Tasikmalaya sebagai perusahaan jasa teknis mitra PT Telkom Indonesia. Tidak tersedianya bonus dan insentif pada tahun 2024 – 2025 serta meningkatnya tingkat ketidakhadiran karyawan menunjukan adanya permasalahan yang berpotensi memengaruhi kinerja karyawan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Sarana Mitra Persada Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 60 karyawan dengan teknik sampel jenuh, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS Versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan kompensasi dan disiplin kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai Fhitung 102,840 lebih besar dari Ftabel 3,16 dengan tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Secara parsial, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung 9,704 > ttabel 2,002; sig. 0,000 < 0,05), demikian pula disiplin kerja (thitung 9,964 > ttabel 2,002; sig. 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,783 mengindikasikan bahwa 78,3% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variable tersebut. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia khususnya terkait pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan jasa teknis. Secara praktis, hasil penelitian dapat memberikan evaluasi perusahaan dalam menyusun kebijakan kompensasi dan peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan teknisi.   This study was motivated by the decline in the quality of work discipline and the inconsistency in compensation provision at PT Sarana Mitra Persada Tasikmalaya, a technical service company partnering with PT Telkom Indonesia. The absence of bonuses and incentives during 2024–2025, along with the increasing rate of employee absenteeism, indicates problems that potentially affect employee performance. This study aims to examine the effect of compensation and work discipline on employee performance at PT Sarana Mitra Persada Tasikmalaya. The research employed a quantitative approach using a survey method and an associative research design. Data were collected through questionnaires distributed to 60 employees using a saturated sampling technique and were analyzed using multiple linear regression with SPSS Version 25. The results showed that compensation and work discipline simultaneously had a significant effect on employee performance, as indicated by the calculated F-value of 102.840, which was greater than the F-table value of 3.16, with a significance level of 0.000, which was lower than 0.05. Partially, compensation had a significant effect on employee performance (t-value = 9.704 > t-table = 2.002; sig. 0.000 < 0.05), and work discipline also had a significant effect on employee performance (t-value = 9.964 > t-table = 2.002; sig. 0.000 < 0.05). The coefficient of determination (R²) value of 0.783 indicates that 78.3% of the variation in employee performance can be explained by these two variables. The findings of this study provide a theoretical contribution to the development of human resource management studies, particularly regarding the influence of compensation and work discipline on employee performance in technical service companies. Practically, the results of this study can serve as an evaluation for the company in formulating compensation policies and improving productivity as well as the quality of technical service performance.