Lathyva Nur Wahyuni
Universitas Islam Negeri Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Spiritual Pesantren dalam Transformasi Digital: Menjaga Otoritas Keagamaan dan Mendorong Inovasi Tata Kelola Pendidikan Kacung Wahyudi; Abd. Aziz; Lathyva Nur Wahyuni
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) SPECIAL ISSUE OF 1-ST INCOME (INTERNATIONAL CONFERENCE ON MANAGEMENT AND EDUCATION)
Publisher : Islamic Education Management Study Program, Tarbiyah and Teacher Training Faculty, State Islamic University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/re-jiem.vi.24310

Abstract

Digital transformation requires pesantren to preserve religious authority while renewing educational governance without abandoning their values and traditions. This study aims to analyze spiritual leadership at Pondok Pesantren Nurul Islam Karangcempaka, Bluto, Sumenep in maintaining religious authority and directing innovation in educational governance. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing with source and technique triangulation. The findings show that spiritual leadership serves as the foundation of pesantren management through exemplary conduct, trustworthiness, deliberation, and the cultivation of moral discipline. Digital developments do not weaken religious authority, but instead strengthen the role of the kiai and teachers as the primary references. Digital innovation develops gradually, selectively, and remains aligned with the identity of the pesantren. These findings confirm the importance of spiritual leadership in strengthening adaptive, value-rooted pesantren.
Transformasi Manajemen Pesantren Berbasis Digital di Era Society 5.0: Analisis Kendala dan Strategi Pengembangan di Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Sumenep Lathyva Nur Wahyuni; Kacung Wahyudi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan, termasuk pesantren, untuk mengembangkan tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi manajemen pesantren, mengidentifikasi kendala administrasi berbasis manual, serta merumuskan strategi pengembangan manajemen berbasis digital di Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh administrasi pesantren, meliputi kesekretariatan, data santri, keuangan, dan pengarsipan, masih dikelola secara manual. Sistem tersebut masih mampu mendukung operasional lembaga, namun menghadapi berbagai kendala seperti lambatnya pengolahan data, risiko kehilangan dokumen, kesulitan pencarian arsip, keterbatasan penyebaran informasi, dan keterbatasan sumber daya manusia. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi digitalisasi basis data santri dan alumni, pengembangan arsip digital berbasis cloud, peningkatan kompetensi digital pengurus, serta pembangunan knowledge management system. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model transformasi digital bertahap bagi pesantren yang masih menggunakan administrasi manual sebagai upaya mewujudkan tata kelola yang lebih efektif dan berkelanjutan di era Society 5.0.