Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Literatur Sistem PLTS Off-Grid untuk Aplikasi Pendinginan dan Mesin Pembuat Es di Wilayah Kepulauan Terpencil Dianta Mustofa Kamal; Yasmin Alifya Azfari
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 1 (2025): Ferbruari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i1.6

Abstract

Ketersediaan energi listrik yang terbatas di wilayah kepulauan terpencil masih menjadi kendala dalam mendukung sistem rantai dingin (cold chain) pada sektor perikanan, khususnya untuk pengoperasian mesin pembuat es dan sistem pendinginan. Kondisi tersebut mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perkembangan implementasi sistem PLTS off-grid pada aplikasi pendinginan dan mesin pembuat es di wilayah kepulauan terpencil melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan menggunakan metode PRISMA terhadap publikasi ilmiah periode 2018–2025 yang diperoleh dari Google Scholar, ScienceDirect, IEEE Xplore, dan SpringerLink. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif-komparatif berdasarkan konfigurasi sistem, kapasitas komponen utama, kebutuhan energi pendinginan, serta performa operasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem PLTS off-grid maupun sistem hibrida berbasis fotovoltaik mampu mendukung operasional mesin pembuat es pada daerah dengan keterbatasan akses listrik. Sistem hibrida memberikan keandalan yang lebih tinggi untuk beban pendinginan kontinu, sedangkan sistem off-grid lebih sesuai diterapkan pada wilayah tanpa jaringan listrik. Kajian ini memberikan rekomendasi bahwa optimalisasi desain sistem, kapasitas penyimpanan energi, dan karakteristik beban refrigerasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan sistem rantai dingin pada sektor perikanan kepulauan.
Identifikasi Pemborosan Menggunakan Metode Waste Assessment Model (WAM) pada Proses Produksi NC212 di Bagian Fuselage Assy dan Door Assy di PT Dirgantara Indonesia Dianta Mustofa Kamal; Yasmin Alifya Azfari
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i2.4

Abstract

Permintaan terhadap pesawat NC212 mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, mendorong PT Dirgantara Indonesia untuk meningkatkan target produksi dari 4 unit menjadi 6 unit per tahun pada 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemborosan yang terjadi pada proses produksi di area Fuselage Assembly dan Door Assembly sebagai bagian dari upaya menurunkan cycle time dari 60 menjadi 41 work days. Metode yang digunakan adalah Waste Assessment Model (WAM) melalui Waste Assessment Questionnaire (WAQ) dan Waste Relationship Matrix (WRM), didukung dengan Value Stream Mapping (VSM) serta analisis Diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan paling dominan adalah waiting, disusul oleh motion dan inventory. Future VSM dirancang untuk mengatasi pemborosan utama melalui pengaturan ulang layout, sistem distribusi tools, dan penerapan sistem kanban. Implementasi strategi lean ini diharapkan mampu mendorong efisiensi waktu kerja dan mendukung pencapaian target produksi.