Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kesadaran Partisipasi Politik Pemuda di Era Digital dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan Vika Vika; Syamzaimar Syamzaimar
Pubmedia Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pssh.v3i4.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan media sosial dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi politik generasi muda di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui kajian berbagai jurnal, buku, dan literatur ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa PKn memiliki peran penting dalam membentuk karakter demokratis, sikap kritis, serta tanggung jawab warga negara melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dan prinsip demokrasi. Sementara itu, media sosial berperan sebagai sarana utama dalam memperluas akses informasi politik, membangun ruang diskusi publik, serta mendorong keterlibatan politik generasi muda melalui aktivitas digital seperti kampanye online, penyebaran informasi, dan partisipasi dalam isu sosial. Namun, perkembangan teknologi digital juga menimbulkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, polarisasi opini, serta rendahnya literasi digital dan politik yang dapat memengaruhi kualitas partisipasi politik pemuda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi politik generasi muda mengalami pergeseran dari bentuk konvensional menuju partisipasi berbasis digital yang lebih fleksibel, namun masih memerlukan penguatan literasi politik dan literasi digital agar partisipasi yang dilakukan tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga berkualitas, kritis, dan bertanggung jawab dalam mendukung demokrasi.
Peran Pendidikan Kewarnanegaraan Dalam Membentuk Generasi Beretika Jainap Jainap; Syamzaimar Syamzaimar
JURNAL TIPS Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran strategis dalam membentuk generasi beretika yang mampu menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PKn dalam menanamkan nilai moral, nasionalisme, dan kesadaran bela negara pada generasi muda. Metode kajian dilakukan melalui analisis literatur dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa PKn berfungsi sebagai pendidikan karakter holistik yang menanamkan nilai universal seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan cinta tanah air. Selain itu, PKn juga berperan dalam meningkatkan literasi digital dan etika berinternet, sehingga generasi Z mampu menggunakan teknologi secara bijak. Integrasi PKn dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) semakin memperkuat pembentukan karakter siswa melalui nilai gotong royong dan integritas. Kesimpulannya, PKn merupakan fondasi moral bangsa yang membentuk generasi muda menjadi warga negara yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab, serta siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa
Penguatan Karakter Peserta Didik melalui Pendidikan Kewarganegaraan Khadiza Rahma; Syamzaimar Syamzaimar
Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkei.v3i2.1086

Abstract

The era of globalization presents challenges of moral degradation among students, including intolerance, individualism, and declining nationalism. These issues make character strengthening through Civic Education (PKn) a national priority. This study aims to analyze the effectiveness of PKn in shaping students’ character, particularly the values of religiosity, nationalism, independence, mutual cooperation, and integrity. The research employed a qualitative Library research design using secondary data from 18 scientific journals and 2 books published between 2021 and 2026. Data were collected through literature review and analyzed using content and thematic analysis to identify patterns of PKn implementation and its impact. The findings indicate that PKn effectively develops Good citizenship through character education based on Pancasila. Effective strategies include teacher role modeling, Problem-Based Learning (PBL), and digital media such as infographics and gamification. These approaches were reported to improve empathy, national loyalty, and integrity among students. The Merdeka Curriculum further supports character development by emphasizing affective learning through authentic projects. Challenges arising from foreign cultural influences can be addressed through collaboration among schools, families, and communities. The study concludes that PKn plays a significant role in strengthening students’ character and supporting the realization of Golden Indonesia 2045 through sustainable character education.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Bangsa Wardatul Ilmi; Syamzaimar Syamzaimar
Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkei.v3i2.1089

Abstract

The role of citizenship education is fundamental in internalizing the values of nationalism and ethics within a society. This research is motivated by the increasing challenges of globalization and moral degradation that threaten the national identity of the younger generation. The primary objective of this study is to analyze the strategic role of citizenship education in shaping and strengthening national character within the Indonesian context. The research employs a qualitative descriptive method, utilizing literature reviews and thematic analysis of educational policies and social phenomena. The findings indicate that citizenship education serves as a vital instrument not only for transferring political knowledge but also for fostering civic disposition, including integrity, tolerance, and social responsibility. Furthermore, the integration of local wisdom within the curriculum significantly enhances the effectiveness of character building. The implications of this study suggest that a revitalized citizenship education curriculum, which adapts to digital era challenges, is essential for maintaining social cohesion. Stakeholders in the education sector must prioritize interactive and participatory pedagogical approaches to ensure that national character values are not merely memorized but practiced in daily life, thereby ensuring the long-term sustainability of the nation's democratic values.